Tunjukkan Toleransi Beragama, ASN NonMuslim di Pemprov Jateng juga Berpakaian ala Santri

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:40 WIB
Sukmono Adi, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tugurejo, mengenakan pakaian ala santri. /Dok. Humas Pemprov Jateng/
Sukmono Adi, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tugurejo, mengenakan pakaian ala santri. /Dok. Humas Pemprov Jateng/

Ada juga ASN nonmuslim lain yang mengenakan pakaian ala santri saat ngantor, yakni Antonius Tri Puji Haryoko, Kasubag Program Dinperindag Jateng.

Antonius yang beragama Katholik juga mengenakan baju koko berwarna putih, celana panjang dan peci hitam.

“Hari ini kami menggunakan baju santri karena hari ini pemerintah menetapkan sebagai Hari Santri Nasional. Tentunya, kami bersama teman-teman ASN lain ingin menyemarakkan,” ucap Antonius.

Ada pula Subroto Budi Utomo, Kasi Pengamanan Persandian dan Informasi Diskominfo Jateng.

Demi ikut menyemarakkan Hari Santri, Subroto yang seorang Kristiani tampil lebih lengkap lagi. Ia mengenakan kemeja batik, peci dan memakai sarung.

“Karena ini adalah Hari Santri Nasional dan juga salah satu bentuk dari toleransi antarumat beragama di Pemprov Jateng. Selamat Hari Santri tahun 2021,” timpal Subroto.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengeluarkan SE tentang Peringatan Hari Santri Nasional.

Ganjar mengharapkan semua ASN di lingkungan Pemprov Jateng yang beragama muslim untuk ngantor sarungan dan memakai pakaian ala santri.

Sementara yang nonmuslim, bisa menyesuaikan dan sifatnya tidak wajib.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Hari Santri juga ngantor sarungan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X