SDN Gesikan Purworejo Tolak Dilakukan Regrouping, Ibu Ibu PKK Terpaksa Mengajar Para Siswa

- Senin, 26 September 2022 | 21:43 WIB
Suasana kegiatan belajar mengajar yang diajar ibu ibu PKK  di SDN Gesikan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Senin, 26 September 2022. /Dok Istimewa/
Suasana kegiatan belajar mengajar yang diajar ibu ibu PKK di SDN Gesikan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Senin, 26 September 2022. /Dok Istimewa/

PURWOREJO, suaramerdeka-wawasan.com - Ibu-ibu PKK terpaksa mengajar siswa SDN Gesikan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, lantaran menolak dilakukan Regrouping (penggabungan).

Akibat menolak Regrouping itu, seluruh guru sekolah tersebut sudah pindah tugas lantaran kebijakan yang diterapkan Pemkab Purworejo, sehingga seluruh siswa yang menolak kebijakan itu, akhirnya harus belajar tanpa guru.

Sudah sepekan terakhir ini, para siswa SDN Gesikan diajar oleh ibu-ibu PKK setempat, lantaran para guru yang seharusnya mengajar di sekolah tersebut, dipindahtugaskan ke sekolah lain.

Baca Juga: Buntut Korban Tewas Dikeroyok Driver Ojol di Semarang, Lima Saksi Diperiksa Polisi

"Jadi kan SDN Gesikan ini dalam proses Regrouping, tapi siswa-siswi tidak mau pindah dan tetap sekolah, biarpun tidak ada guru dari dinas. Mereka tetap semangat belajar

masuk ke sekolah,'' kata Ketua Tim Penggerak PKK Desa Gesikan, Maryati (48), kepada wartawan di SDN Gesikan, sebagaimana dikutip dari detikJateng, Senin, 26 September 2022.

Menurut Maryati, dari Tim Penggerak PKK Desa Gesikan punya inisiatif, agar anak-anak merasa senang, maka digerakkan ibu-ibu PKK untuk mendampingi mereka.

Baca Juga: Tujuh Saksi Diperiksa Terkait Ledakan di Sukoharjo, Kapolda Jateng Sebut Barang Bukti Dibakar Meledak

Ia pun mengakui, latar belakang dari ibu-ibu PKK yang mengajar itu bukan guru, sehingga cuma mengajar para siswa dan siswi sebisanya.

''Iya (ngajar) kita bukan guru ya sebisa kita. Ya diajari agama, praktik, nyanyi, berhitung, menulis,'' katanya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X