Jika Ada Siswa dan Pengajar Sekolah Terkena Covid 19, Nadiem Makarim Minta agar Hentikan PTM

- Minggu, 31 Juli 2022 | 20:00 WIB
Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim. /Dok Istimewa/
Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim, meminta agar sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM), jika ada siswa atau pengajar yang terkena Covid 19.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Mendisbud-Ristek Nomor 7 tahun 2022 yang ditandatangani Nadiem Makariim pada 29 Juli 2022.

Surat edaran tersebut, tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid 19.

Baca Juga: ASEAN Para Games 2022 Dibuka Wakil Presiden, Indonesia Raih Emas Pertama dari Cabor Bulutangkis

Mendikbud Nadiem mengambil kebijakan ini, didasari perkembangan kondisi penyebaran Covid 19 dewasa ini,melalui kesepakatan bersama dengan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri.

Sekolah yang menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), lantaran kasus Covid 19, diminta menggelar belajar jarak jauh.

Berikut ini aturan penghentian belajar tatap muka:

Baca Juga: Sempat Terhenti saat pandemi Covid 19, Masyarakat Antusias Menyaksikan Kirab Buka Luwur Sunan Kudus

1. Penghentian sementara pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dilakukan pada:

a. rombongan belajar yang terdapat kasus konfirmasi Covid 19 apabila:

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X