Wali Kota Semarang Melarang Sekolah Wajibkan Beli Seragam, Bebani OrangTua Siswa Baru

- Selasa, 26 Juli 2022 | 22:30 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Istimewa/
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan, agar pihak sekolah tidak mewajibkan kepada orangtua siswa membeli seragam di sekolah.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Semarang, yang mendapatkan informasi beberapa sekolah negeri mewajibkan orangtua siswa baru membeli seragam dengan harga mencapai Rp1,5 juta.

Dengan harga sebesar itu, siswa baru di sekolah negeri akan mendapat seragam putih biru, seragam batik, seragam pramuka, dan seragam olahraga.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi Residivis Kasus dengan Korban, Motifnya Merasa Sakit Hati

''Saya sering sampaikan, bahwa sekolah harus memberikan prioritas bagi adik-adik dari golongan tidak mampu,'' kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang delam keterangannya Selasa, 26 Juli 2022.

Hendi pun meminta kepada pihak sekolah, untuk tidak mewajibkan orangtua siswa baru membeli seragam di sekolah.

Hal ini, kata Hendi lagi, tidak semua orangtua siswa masuk dalam golongan mampu secara ekonomi.

Baca Juga: Gudang Plastik di Somagede Banyumas Ludes Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api Las

''Nggak usah lah wajib beli segaram. Sekarang kalau nggak mampu bagaimana?'' ungkapnya.

Ia bahkan menyampaikan, sekolah seharusnya justru bisa mencari bantuan untuk siswa yang kurang mampu, agar tetap bisa memiliki seragam layaknya anak dari keluarga mampu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X