Merasa Posisi Aman saat Pendaftaran Ditutup, Sembilan Nama Calon Siswa PPDB Online SMAN 1 Batang Menghilang

- Rabu, 6 Juli 2022 | 22:01 WIB
Ilustrasi SMAN 1 Batang. /Dok Istimewa/
Ilustrasi SMAN 1 Batang. /Dok Istimewa/

BATANG, suaramerdeka-wawasan.com - SMAN 1 Batang menerima dugaan pembajakan proses PPDB online, terkait menghilangnya sembilan nama calon siswa PPDBdari daftar jalur zonasi di detik-detik akhir penutupan pendaftaran.

''Aduan yang masuk ke kami itu ada delapan. Satu calon wali murid mengadu melalui telepon, soal nama anaknya yang menghilang. Jadi sudah daftar di sini, jurnalnya sudah sesuai.

Tapi tiba-tiba terpental begitu saja di akhir penutupan pendaftaran, dan nomor yang paling bawah naik ke atas,'' ungkap Ketua PPDB SMAN 1 Batang, Pralambang, dalam keterangan di kantornya pada Rabu, 6 Juli 2022.

Baca Juga: Warga Purwodadi di Kabupaten Grobogan Heboh, Sumur Bor Keluarkan Gas Bisa Menyala Tersulut Api

Ia pun mengatakan, nomor PPDB yang terpental itu acak dan seperti tidak terprogram, sehingga pihaknya pun mengindikasikan ada keselahan sistem dari Disdik Provinsi Jawa Tengah.

Dijelasknya, hilangnya sembilan nama itu baru diketahui dari laporan para orangtua, yang menelpon ke sekolah pukul 16.00 WIB, beberapa saat penutupan PPDB online pada Jumat, 1 Juli 2022.

Dia mengungkapkan, langsung mengecek dan menemukan ada sembilan nama menghilang, padahal sebelumnya dalam kategori aman karena namanya masih ada hingga pukul 15.55 WIB atau lima menit sebelum penutupan.

Baca Juga: Pencuri Kotak Amal Masjid di Klaten Ditangkap Warga, Modusnya Mancing Uang Pakai Kawat Dilumuri Lem

''Nama-nama yang hilang, posisi dalam jurnal random atau acak, digantikan dengan pendaftar yang zonasinya lebih jauh. Lebih dari satu kilometer, bahkan dua kilometer,'' paparnya.

Pralambang mengaku, hanya menjalankan tugas sistem PPDB dari Provinsi. ''Jadi, kita tidak tahu menahu terpentalnya delapan calon siswa,'' imbuhnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X