Aturan Terbaru Terkait Prokes Selama PTM di Sekolah, Begini Penjelasan Sekjen Kemendikbud Ristek

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:42 WIB
Sekjen Kemendikbud Ristek, Suharti. /Dok Istimewa/
Sekjen Kemendikbud Ristek, Suharti. /Dok Istimewa/

Namun, jelasnya lagi, bagi sekolah di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal atau 3T dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka secara penuh, atau 100 persen dengan kapasitas peserta didik seratus persen.

Baca Juga: Upaya Putus Peredaran Narkoba, 11 Napi Kategori Bandar di Lapas Kelas I Semarang Dipindah ke Nusakambangan

Aturan baru ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama yang terbaru antara Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

Suharti menegaskan, SKB 4 Menteri yang terbaru ini menjadi acuan untuk Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan PTM.

''Pemerintah daerah tidak diperkenankan menambahkan pengaturan atau persyaratan lain,'' tegasnya.

Baca Juga: Kota Lama Dikunjungi Wisatawan Terbanyak di Jateng Selama Libur Lebaran 2022, Melebihi Candi Borobudur

Dia mengatakan, apabila ditemukan kasus positif terkonfirmasi lebih dari 5 persen dan terjadi klaster penularan, maka PTM dapat dihentikan sementara sekurang-kurangnya 10x24 jam.

Namun, tegasnya, apabila ditetapkan bukan merupakan klaster penularan dan angka terkonfirmasi positif di bawah 5 persen, maka PTM terbatas hanya dihentikan pada kelompok belajar yang terdapat kasus konfirmasi dan/atau kontak erat Covid-19 selama 5x24 jam.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X