Antisipasi Melonjaknya Covid 19, Pekan Depan Proses Pembelajaran SD dan SMP Kota Semarang Kembali ke Daring

- Kamis, 3 Februari 2022 | 22:38 WIB
Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri. /suaramerdeka.com/M Arif Prayoga/
Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri. /suaramerdeka.com/M Arif Prayoga/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) mulai minggu depan ditiadakan, dan proses pembelajaran kembali menggunakan daring.

Menurut dia, pengembalian sistem pembelajaran secara online ini, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron yang diperkirakan hingga akhir Februari 2022.

''Pak Wali Kota mengimbau, dalam antisipasi adanya lonjakan Covid-19 varian Omicron, minggu ke depan PTM ditunda dulu,'' ungkap Gunawan Saptogiri kepada wartawan di Semarang, Kamis, 3 Februari 2022.

Baca Juga: Minta Pedagang Korban Kebakaran Tak Sebarkan Berita Hoaks, Hendi Siap Bangun Relokasi Baru

Dikatakan, sejak diberlakukannya PTM mulai Agustus 2021, untuk SD dan SMP di Kota Semarang tidak menjadi cluster Covid-19 di sekolah, karena penularan tidak dari lingkungan sekolah.

''Memang ada murid yang positif, tapi setelah di-tracking swab, murid yang lain hasilnya negatif. Ada kemungkinan tertularnya di luar sekolah, jadi sampai sekarang belum ada cluster sekolah,'' ungkapnya.

Saat ini, katanya, terdapat tiga sekolah yang masing-masing terdapat satu murid yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga: Truk Melaju Tak Terkendali di Watugong Kota Semarang, Tabrak Enam Kendaraan di Depannya

''Atas dasar temuan itu, untuk mengantisipasi penular Covid-19, Pemerintah Kota Semarang kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin, 7 Februari 2022 mendatang,'' tegasnya.***

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X