Sidak Pelaksanaan PTM, Ganjar Pranowo Berikan Catatan lantaran Modelnya Berbeda Tiap Sekolah

- Selasa, 4 Januari 2022 | 20:16 WIB
Para siswa SMAN 11 Kota Semarang menerapkan prokes ketat, mulai masuk hingga pelaksanaan PTM. /Dok Humas Pemprov Jateng/
Para siswa SMAN 11 Kota Semarang menerapkan prokes ketat, mulai masuk hingga pelaksanaan PTM. /Dok Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, memberikan catatan dalam pelaksanaan PTM (pembelajaran tatap muka) 100 persen, khususnya SMA/SMK di Kota Semarang.

Hal itu dikatakannya usai melakukan sidak di dua sekolah yaitu SMAN 10 dan SMAN 11 Kota Semarang pada Selasa, 4 Januari 2022.

Menurut dia, pelaksanaan PTM 100 persen dalam dua hari terakhir, masing-masing sekolah punya model berbeda.

Baca Juga: Dalam Situasi Pandemi, Ekspor Jateng hingga November 2021 Meningkat 57,33 Persen

Seperti PTM 100 persen di SMAN 10 Kota Semarang, model pembelajaran masih dibagi menjadi dua kelompok belajar.

Sebanyak 50 persen siswa tiap kelas masuk pagi dan 50 persen lainnya masuk siang, untuk mengatur kapasitas dan jarak antarsiswa selama belajar di kelas.

''Di SMAN 10 modelnya setengah-setengah, jadi 50 persen anak belajar sampai pukul 12.00, setelah pukul 12.00 kelas berikutnya, sehingga ruang kelas hanya diisi setengah dari kapasitas,'' jelas Ganjar, saat ditemui usai meninjau PTM di SMAN 10 Kota Semarang.

Baca Juga: Ribuan Stok Vaksin Dekati Kedaluwarsa, Ganjar Minta Sejumlah Daerah di Jateng agar Waspada

Namun, katanya, praktik berbeda dilakukan SMAN 11 Kota Semarang yang menggunakan model 100 persen siswa belajar di sekolah sejak pukul 07.30-12.00.

Hanya saja, lanjutnya, pihak sekolah melakukan pengawasan ketat sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah, dan masih menutup kantin sekolah.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X