IDI Khawatirkan Sekolah Tatap Muka, Kemendikbud Ristek: Masih Dipelajari Pihak Terkait

- Jumat, 11 Juni 2021 | 11:01 WIB
Ilustrasi ruang kelas yang kosong selama pandemi Covid-19. /Pixabay/weisanjiang
Ilustrasi ruang kelas yang kosong selama pandemi Covid-19. /Pixabay/weisanjiang

JAKARTA,suaramerdeka-wawasan.com- Soal kekhawatiran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentang sekolah tatap muka dijawab Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Mulyatsyah.

Mulyatsyah memberikan jawaban bahwa rencana sekolah tatap muka yang rencananya akan dimuali pada bulan Juli 2021 masih terus dipelajari oleh pihak-pihak terkait.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga telah mengeluarkan instruksi untuk mengadakan sekolah tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Juli, Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, IDI Khawatirkan Masalah Pengawasan Protokol Kesehatan

Seperti diketahui terhitung sudah ada hampir 15 bulan para siswa dari semua tingtkat pendidikan melakukan sekolah daring.

Meskipun tak menyangkal ingin sekolah tatap muka untuk dijalankan, IDI mengungkapkan kekhawatiran tentang penerapan protokol kesehatan jika sekolah tatap muka dilaksanakan.

"Ini temuan yang sama, kami fokus pada penerapan pengawasan, itu yang paling penting. Apa pun SOP yang dilakukan, jika tidak diawasi, pasti jalannya jadi tidak bagus," ujar Mulyatsyah.

Mulyatsyah menuturkan dalam mendalami lagi wacana untuk sekolah tatap muka, ada panduan-panduan yang sedang dibahas untuk diterapkan.

Baca Juga: Penyebaran Covid-19 Terus Bertambah, Semua Wilayah di Blora Dihujani Disinfektan

Dalam menerapkan panduan tersebut, Mulyatsyah meminta adanya pengawasan dari semua pihak, tidak hanya dari sekolah maupun pemerintah, tetapi juga dari semua kalangan masyarakat termasuk orangtua siswa.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X