Memet Rencanakan Tuntut FCA, Gara-gara ACBS Tak Aktif saat Mobil yang Dikendarainya Terjadi Kecelakaan

- Senin, 19 Juli 2021 | 16:32 WIB
Foto Jeep Grand Cherokee milik Muhammad Al Abdullah yang airbagnya tidak mengembang ketika kecelakaan di Tol Kanci pada Kamis, 15 Juli 2021 kemarin /Facebook.com/@donmemeto
Foto Jeep Grand Cherokee milik Muhammad Al Abdullah yang airbagnya tidak mengembang ketika kecelakaan di Tol Kanci pada Kamis, 15 Juli 2021 kemarin /Facebook.com/@donmemeto

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Bos PT Garasindo Inter Global Indonesia, Muhammad Al Abdullah, berencana melakukan tuntutan hukum kepada Fiat Chrsyler Automobile (FCA), selaku principal brand Jeep.

Pasalnya, fitur keselamatan pada mobil yaitu Active Brake Collision System (ACBS) yang harus melakukan pengereman sebelum mobil menghindari benturan tidak aktif.

Demikian pula, saat benturan terjadi, airbag yang ada di bangku pengemudi tak keluar.

Baca Juga: Satpol PP Dibekali Kode Etik, Mendagri: Baju Aja yang Keren, Tindakannya Jangan Seperti Preman!

Seperti penjelasan, Muhammad Al Abdullah, Senin 19 Juli 2021, dia yang mengendarai Jeep Grand Cherokee mengalami kecelakaan parah di Tol Kanci arah Jawa Tengah pada Kamis, 15 Juli 2021.

Mobil miliknya menabrak sebuah truk kontainer, setelah berusaha menghindari Toyota Avanza yang tiba-tiba masuk ke lajurnya.

Untungnya, Memet - panggilan akeabnya - tak mengalami kecelakaan parah dalam peristiwa kecelakaan ini.

Baca Juga: Perhatikan Yaa..! Penyembelihan dan Pembagian Daging Kurban Harus Minimalkan Kontak Fisik

"Kita masih berusaha untuk berkomunikasi baik-baik dengan pihak APM," kata Memet soal tuntutan terhadap pihak Jeep Indonesia.

Memet pun mengaku, belum melakukan tindakan apapun terkait kecelakaan yang menimpanya di tol Kanci tersebut.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X