Kerja Sama KONI Se-Indonesia dengan BPJS Ketenagakerjaan Sebagai Upaya Beri Jaminan Sosial Pelaku Olahraga

- Kamis, 3 November 2022 | 21:57 WIB
Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Raharjo dan Asisten Deputy wilayah Bidang kepesertaan Kanwil Jateng-DIY, Dyah Swasti Kusumawardani menunjukkan MoU kerja sama yang sudah ditandatangani (KONI Jateng)
Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Raharjo dan Asisten Deputy wilayah Bidang kepesertaan Kanwil Jateng-DIY, Dyah Swasti Kusumawardani menunjukkan MoU kerja sama yang sudah ditandatangani (KONI Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) dan beberapa KONI Provinsi se-Indonesia melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya mendukung jaminan sosial bagi pelaku olahraga.

Penandatanganan MoU antara KONI Pusat dan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta  Rabu, 2 November 2022.

MoU ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin dan Sekretaris Jenderal KONI Pusat TB Lukman Djajadikusuma.

Baca Juga: KONI Jateng Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Atlet, Pelatih dan Ofisial

Perjanjian serupa juga dilakukan ole KONI Jateng di kantornya, kompleks Gelora Jatidiri Semarang, masing-masing juga dilakukan oleh Plt Ketua Umum KONI Jawa Tengah Bambang Raharjo dan Asisten Deputy wilayah Bidang kepesertaan Kanwil Jateng-DIY, Dyah Swasti Kusumawardani.

Agenda  bertajuk “Tenang Berlatih dan Bertanding dengan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan” ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman pada 12 September lalu.

Waktu itu Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyono,menjalin kesepakatan dalam Rakernas KONI 2022.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin dalam kesempatan yang ditayangkan secara virtual mengatakan kerja sama ini dilakukan dengan maksud untuk melindungi semua pelaku olahraga mulai dari atlet, pelatih, tenaga supporting.

Baca Juga: Arnaz Lega, Atletnya yang Cedera Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Zainudin mengungkapkan, sampai sekarang jumlah pelaku olahraga yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 80 ribu atau 35 persen dari total potensi sebesar 220 ribu.

Zainudin mengatakan, bentuk perlindungan itu merupakan bukti hadirnya negara dalam memastikan para atlet terlindungi saat bertanding dan memiliki hari tua yang sejahtera.

“Mari jadikan momentum ini sebagai kegiatan yang mulia untuk melindungi seluruh pelaku olahraga, sehingga mereka dapat bertanding dan berlatih tanpa rasa cemas yang muaranya menuju prestasi", jelas Zaunudin.

Sementara itu Sekjen KONI Pusat TB Lukman Djajadikusuma menyambut baik kerja sama ini mengingat para pelaku olahraga khususnya atlet sangat rentan mengalami risiko kecelakaan kerja.

Itulah sebabnya, kata dia, adanya perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, atlet akan lebih percaya diri dalam bertanding karena bebas dari rasa cemas. 

“Para atlet tidak perlu khawatir kalau sampai terjadi cedera. Fokus saja untuk terus berlatih secara sungguh-sungguh,” kata Lukman.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X