PP PBSI: 'Kalau Ada Kekalahan, Kesalahan Terbesardi Ketua Umum PBSI

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 23:29 WIB
Para atlet Olimpiade Indonesia yang baru sampai di tanah air disambut Menpora (Didik SP)
Para atlet Olimpiade Indonesia yang baru sampai di tanah air disambut Menpora (Didik SP)

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna, meminta semua atletnya untuk melupakan kegagalan yang terjadi dan fokus untuk laga-laga berikutnya.

Ia juga mengambil alih tanggungjawab kegagalan tim bulutangkis Indonesia di Olimpiade. Ia mengaku sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas kegagalan tersebut.

''Kalau kita berhasil, kita berhasil sama-sama. Tapi kalau kalah, kesalahan terbesar ada di Ketua Umum PBSI, bukan di teman-teman," ucap Agung.

Baca Juga: Gagal ke Final, Ginting Fokus Rebut Perunggu

Baca Juga: Ginting Lebih Cepat, Lebih Tajam dan Lebih Baik

Pernyataan Agung itu ia sampaikan saat bersama Menpora Zainudin Amali menerima kedatangan kloter pertama tim bulutangkis Olimpiade Indonesia.

Selain atlet bulutangkis, bergabung juga, para atlet renang dan panahan. Mereka disambut di Ruang VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/8) sore.

Tim bulutangkis sendiri terdiri dari Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Melati Daeva Oktavianti dan Gregoria Mariska Tunjung, juga dua pelatih Herry Iman Pierngadi dan Nova Widianto.

''Kita tidak perlu bahas yang di belakang, yang sudah lewat biarlah lewat. Tidak usah disesali.'' kata Agung pada para pemain.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Sumber: Badminton Indonesia

Tags

Terkini

Jateng Kirimkan 106 Wasit untuk Bertugas ke PON Papua

Kamis, 16 September 2021 | 17:41 WIB

Emma Raducanu Membuat sejarah di Final AS terbuka 2021

Senin, 13 September 2021 | 01:06 WIB

Rossi Putuskan Pensiun Akhir Musim, LEGEND!

Jumat, 6 Agustus 2021 | 15:08 WIB
X