Greysia Polii-Apriyani ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020, Tunggal Putra Tinggal Ginting yang Bertahan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 20:33 WIB
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. /Humas PBSI/
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. /Humas PBSI/

TOKYO, suaramerdeka-wawasan.com - Pebulutangkis andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting, melangkah ke perempat final cabang bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Bertanding di Musashino Forest Sports Plaza, Kamis 29 Juli 2021) sore WIB, Ginting berhasil mengalahkan wakil Jepang Kanta Tsuneyama, 21-18, dan 21-14.

Praktis, Ginting hanya bekerja keras di gim pertama. Bahkan, di menit-menit awal skor sempat 7-7.

Baca Juga: Jangan Takut Divaksin Covid-19, Apalagi Lansia! dr Abdul Hakam: Kalau Positif Banyak yang Tak Tertolong

Namun, kemudian Ginting melesat dan mengakhiri pertandingan dengan skor 21-18.

Sedangkan di gim kedua, Ginting yang tampil lebih solid mampu mengakhiri pertandingan, 21-14.

Sayang keberhasilan ini, tak diikuti peraih medali emas Asian Games 2019, Jonatan Christie.

Jojo, panggilan Jonathan Christie, tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2021 setelah kalah dari wakil China, Shi Yuqi pada babak 16 Besar.

Baca Juga: Sopir Truk Ekspedisi Tercyduk Bawa Sabu Diringkus Tim Satreskrim Polres Grobogan, Ngakunya buat Doping

Tampil buruk dalam pertandingan itu, Jojo tersingkir dengan skor telak dari Shi Yuqi, 11-21 dan 9-21.

Sejak awal permainan, Shi Yuqi sudah menunjukkan keunggulan hingga menyelesaikan gim pertama dengan kemenangan.

Begitu pula di gim kedua, Shi Yuqi tak memberikan kesempatan Jojo berkembang, untuk memastikan melangkah ke perempat final.

Sementara itu sebelumnya ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melenggang ke semifinal Olimpiade Tokyo 2021, usai mengalahkan wakil China, Du Yue-Li Yinhui.

Terjadi pertarungan sengit, sebelum Gresysia/Apriyani memenangkan pertarungan rubber game sekitar 100 menit.

Pada gim pertama, Greysia/Apriyani menang dengan skor 21-15. Sedang pada gim kedua, pasangan China mulai bangkit, dan memenangkan pertarungan, 20-22.

Pada gim penetuan, Greysia/Apriyani kembali menemukan permainan terbaiknya, dan menutup dengan kemenagan 21-17.

Kemenangan Greysia/Apriyani semakin manis dengan catatan rekor bahwa mereka menjadi ganda putri Indonesia pertama, yang berhasil mengalahkan China di ajang Olimpiade.

"Saya sebenarnya merasa emosional (terharu) tapi saya memilih untuk menahannya karena kami masih punya pertandingan lainnya," kata Greysia Polii usai laga.

"Hari ini, kami berterima kasih kepada Tuhan karena kami berhasil melenggang ke semifinal'', imbuh Greysia

Ia mengatakan, semua kerja keras yang dilakukan, bukan hanya dirinya tapi juga seluruh komponen tim.

''Mereka telah lama menunggu kemenangan ini, kami tahu ada beban dan tekanan tapi kami tidak mau terlalu memikirkannya. Kami hanya ingin menikmatinya," ungkap Greysia Polii.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Bona Ventura Hampir Pasti Pimpin KONI Jateng 2021-2025

Kamis, 16 Desember 2021 | 11:02 WIB
X