Untuk Perbaiki Prestasi Jateng di PON, KONI Jateng Belajar ke KONI Jatim

- Senin, 1 Agustus 2022 | 01:27 WIB
Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil (Ist)
Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil (Ist)

SURABAYA, suaramerdeka-wawasan.com - KONI Jawa Tengah mencoba belajar dari Jawa Timur untuk memperbaiki prestasi mereka di PON Aceh Sumut

Mereka mengadakan study banding ke KONI Jawa Timur selama tiga hari, mulai 26-28 Juli 2022, yang dipimpin langsung Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana.

Rombongan KONI Jateng sendiri terdiri dari 15 orang yakni Bona Ventura Sulistiyana didampingi empat wakil ketua umum Bambang Raharjo, Soedjatmiko, Hary Nuryanto, Sudarsono, Sekretaris Umum Ade Oesman, Wakil Bendahara Umum Sri Busono, Kabid Pulahta M Fatchurrahman Bagus, Kabid Media-Humas Darjo Soyat. 

Baca Juga: ASEAN Para Games 2022 Dibuka Wakil Presiden, Indonesia Raih Emas Pertama dari Cabor Bulutangkis

Di samping itu, hadir pula Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid, Sekretaris Komisi E Sri Ruwiyati, Biro Kesra Provinsi Jateng Budi Martono, Plt KaDisporapar Setyo Irawan, Kabid Keolahragaan Disporapar Aria Candra Destianto dan pejabat Bappeda Jateng Kharisma Saktiya Airlangga.

Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil, Wakil Ketua Umum Irmantara Subagio, Bendahara Umum Jasmono, Kabid Pembinaan dan Prestasi Dudy Harjanto, Konsultan Sumarniyah, dan Kabid Perencanaan Program dan Anggaran M Iskandar.

''Maksud kami berkunjung ke KONI Jatim adalah untuk mendapatkan informasi sekaligus strategi, bagaimana mereka bisa mempertahankan prestasi di PON yakni selalu tiga besar,'' kata Bona.

Di sana, lanjutnya, KONI Jateng mendapatkan informasi mulai dari soal anggaran APBD Jatim, pelaksanaan Porprov, dan pola pembinaan atlet dalam rangka menghadapi PON.

Pada pertemuan yang digelar di Ruang Rapat KONI Jatim Jalan Raya Kertajaya Indah No 4 Surabaya tersebut, diketahui banyak perbedaan antara kedua daerah. Salah satunya adalah Porprov Jatim yang digelar dua tahun sekali. Artinya, dalam persiapan menghadapi PON mereka menggelar dua kali Porprov.

''Sebenarnya dalam urusan Porprov, saya rasa Jatim ketinggalan dari Jateng. Kami baru menggelar Porprov mulai 2007, jadi baru tujuh kali. Sedangkan Jateng, saya dengar sudah 15-an kali,'' kata Nabil.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X