Sejarah. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti Juara Malaysia Open 2022

- Minggu, 3 Juli 2022 | 15:27 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses juara Malaysia Open
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses juara Malaysia Open

KUALA LUMPUR, suaramerdeka-wawasan.com – Pasangan ganda putri terbaik Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti mengukir sukses pribadi untuk pertama kalinya merebut gelar juara BWF World Tour Series.

Gelar pertama ini datang dari turnamen BWF Super 750, Malaysia Open 2022. Di partai puncak Apri/Fadia  sukses menaklukkan pasangan China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu.

Dalam laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu, 03 Juli 2022 Apri/Fadia meski harus bersusah payah bermain tiga gim, namun sukses menang, 21-18, 12-21, 12-21.

Baca Juga: Catat Sejarah ke Final BWF Super 750, Ini Kata Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Ini adalah gelar pertama dari Apri/Fadia yang baru dipasangkan di turnamen BWF Tour Series. Pasangan yang baru mengikuti empat turnamen resmi dan tiga diantaranya BWF Tour Serie ini, mengantongi dua gelar juara, satu finalis, dan satu perempat finalis.

Gelar pertama ia rebut saat mengikuti SEA Games Vietnam dengan meraih medali emas. Lalu di Indonesia Masters 2022 (Super 500) mereka sukses sampai ke final meski gagal juara.

Yang ketiga mereka naik level mengikuti  Super 750 di Indonesia Open 2022, namun hanya sampai perempat final. Sedangkan kali ini di turnamen Super 750 Malaysia Open mereka justru sukses meraih gelar.

Di pertandingan ini sendiri penampilan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ini cukup percaya diri menghadapi pasangan peringkat 33 dunia itu.

Namun begitu sejak dimulainya gim pertama, pertandingan ini berlangsung sengit. Meski harus bersusah payah, pasngan Iindonesia ini berhasil rebut kemenangan pertama  dengan skor 21-18.

Di game kedua, pertandingan sempat berjalan sengit terlebih dahulu. Namun Apri/Fadia terlalu berada di bawah tekanan.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X