Haru Biru Greysia Polii Pensiun: 'Terima Kasih Bangsa dan Negara Indonesia'

- Senin, 13 Juni 2022 | 00:49 WIB
tangis haru pasangan terbaik ganda putri yang pernah dimiliki Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat Greys menyatakan mundur
tangis haru pasangan terbaik ganda putri yang pernah dimiliki Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat Greys menyatakan mundur

“Saya masih ingat, pada tahun 2001 waktu saya masih berumur empat belas tahun, untuk pertama kalinya saya bertanding di stadion sakral kebanggaan rakyat Indonesia, Istora Senayan Jakarta ini,’’ kenangnya disergap keharuan.

‘’Saat itu, di sini, mimpi saya dimulai. Saya juga masih ingat, pada tahun 2008, di Istora Senayan Jakarta ini, Tim Uber Cup Indonesia yang sama sekali tidak diunggulkan, berhasil mencapai babak final,” lanjutnya.

Ya, atlet berdarah Minahasa, putri dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi, mulai bergabung di tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004 dan juga tahun 2008 saat di Istora.

Baca Juga: Gagal Rebut Juara Ganda Putri Indonesia Masters, Apriyani: Ini Hasil yang Terbaik

Dalam acara tersebut Greysia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya selama ini. Greysia juga bercerita mengenai kenangan indah saat memulai kariernya di bulutangkis, saat pertama kali bermain di Istora hingga saat ia berhasil meraih gelarnya di Indonesia Masters 2020.

“Belasan tahun berikutnya terus saya lalui, tapi mimpi untuk menjadi juara di rumah sendiri, tak kunjung terwujud. Sampai akhirnya pada tahun 2020, di sini, saya berhasil menjadi juara Indonesia Masters.’’

‘’Karena itu Istora Senayan adalah tempat yang sangat bermakna dalam perjalanan karir bulutangkis saya,” lanjut peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2022 itu.

‘’Saya merasa kadang tidak pantas berada di sini, tapi saya benar-benar berterima kasih, dan saya mengucapkan syukur kepada Tuhan atas semua yang diberikan," tuturnya.

Perjalanan 30 tahun Greysia di bulutangkis sukses menorehkan catatan membanggakan. Meski begitu, segala pencapaiannya tak lepas dari kerja keras dan air mata.

‘’Partnerku yang terakhir, Apriyani Rahayu, You are the best,’’ katanya sambil merangkul Apriyani yang siang itu juga tampil di final meski dengan psangan yang berbeda, Siti Fadia Alves Ramadanthi.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X