Khitanan Anak, Suprapto Tasyakuran Nanggap Tinju: Perebutan Juara Nasional Kelas Bulu Versi KTI

- Jumat, 4 Maret 2022 | 20:30 WIB
Promotor tinju Suprapto memperlihatkan sabuk juara nasional kelas bulu versi KTI kepada kedua petinju. /Eddy Tuhu/ (Eddy Tuhu)
Promotor tinju Suprapto memperlihatkan sabuk juara nasional kelas bulu versi KTI kepada kedua petinju. /Eddy Tuhu/ (Eddy Tuhu)

SRAGEN, suaramerdeka-wawasan.com - Promotor tinju asal Sragen, Suprapto, tak seperti biasanya menggelar pertandingan tinju berlabel nasional di gedung atau lapangan.

Kali ini, ia justru menggelar pertandingan tinju profesional di rumahnya Dukuh Prampalan RT 21, Desa Krikilan, Kec Masaran, Kabupaten Sragen, Jateng pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Ia menggelar pertandingan tinju profesional perebutan juara nasional kelas bulu (55,5 kg) versi KTI (Komisi Tinju Indonesia), yang mempertandingkan Iwan Key (Key BC Malang) melawan Ricky Manufoe (Manufoe Team BC Solo).

Baca Juga: Sejak Tahun 1948, Hiro Tito Tercatat Petinju Ke 32 di Indonesia yang Meninggal Akibat Pertarungan

Gelaran tinju profesional itu pun bertajuk cukup menggelitik, 'Big Fight at Hajatan'. Lho kok?

''Ya, saya tasyakuran khitanan anak saya Samsul Ma'arif dan Eko Allrosyid Muslim dengan nanggap tinju,'' kata Suprapto, penggila tinju profesional itu Jumat, 4 Maret 2022.

Selama ini, Suprapto memang dikenal sebagai promotor tinju yang menggelar pertandingan di Jateng. Bahkan, sudah berkali-kali ia menggelar pertandingan tinju profesional.

Baca Juga: Pendarahan Otak Usai Bertarung, Petinju Asal Malang Hero Tito Akhirnya Meninggal Dunia

Namun, baru kali ini Suprapto menggelar perebutan juara nasional, dan itu digelar justru di rumahnya.

Sebelumnya di event ini, dia bermaksud mengundang petinju Jepang Toshihiko Era, yang akan bertanding melawan Tommy Seran dalam perebutan peringkat internasional.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X