Imbas Serangan Rusia ke Ukraina, Dubes RI Minta PP PBSI Batalkan Pengiriman Pemain ke Turnamen di Polandia

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 19:33 WIB
Kolase ilustrasi bulu tangkis dan Dubes RI untuk Polandia, Anita Luhulima. /Pixabay/Dok Istimewa/
Kolase ilustrasi bulu tangkis dan Dubes RI untuk Polandia, Anita Luhulima. /Pixabay/Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Situasi yang memburuk akibat Rusia melancarkan operasi militer ke Ukrania, membuat tim bulu tangkis Indonesia membatalkan keikutsertaannya di Polish Open International Challenge 2022 di Kota Aramów, Polandia, 24-27 Maret 2022.

Kabid Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy mengetakan, pembatalan ini direkomendasikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, Anita Luhulima, lewat pesan singkat kepada PP PBSI pada Jumat, 25 Februari 2022.

''Untuk keamanan dan keselamatan atlet-atlet kita, maka kami menerima rekomendasi Dubes RI untuk Polandia dengan menarik keikutsertaan dari Polish Open,'' ungkap Broto Happy lewat informasi tertulis di Jakarta, Sabtu, 26 Februari 2022.

Baca Juga: Kemendag Pastikan Stok Minyak Goreng Aman saat Ramadan, Luthfi: Sedang Kita Pikirkan Masalah Kedelai

Menurut Broto, dalam pesannya, Dubes Anita menyampaikan harapannya, untuk membatalkan keikutsertaan tim bulu tangkis Indonesia, menyusul invasi militer Rusia ke Ukraina, yang berbatasan langsung dengan Polandia.

Dia menjelaskan, berbekal rekomendasi dari Dubes RI untuk Polandia, PBSI pun menggelar rapat internal yang menelurkan keputusan pembatalan pengiriman pemain.

Ia juga menjelaskan, PBSI menekankan pembatalan ini semata-mata demi keamanan dan keselamatan pemain.

Baca Juga: Setelah Kabupaten Pasaman Barat, Giliran Enggano di Kabupaten Bengkulu Utara Diguncang Gempa

''Ibu Duta Besar RI untuk Polandia menyampaikan bahwa kondisi Ukraina saat ini sedang memanas, akibat serangan militer Rusia,'' papar Broto.

Hal ini, lanjutnya lagi, berimbas kepada negara-negara yang berbatasan langsung seperti Polandia, sehingga situasi tidak menentu dan bisa berubah setiap saat.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X