Federer Masih Bertahan, Rekor dan Inspiratif

- Minggu, 6 Juni 2021 | 19:30 WIB
Roger Federer (Didik SP)
Roger Federer (Didik SP)

PARIS, suaramerdeka-wawasan.com - “Melihat Federer di usia 39 tahun, telah menjalani dua kali operasi lutut, dan bermain di stadion kosong pada pukul 12:30 siang, tapi tetap tampil semangat tentu menjadi inspirasi bagi saya.”
Itu adalah tulisan 'iri' (dalam tanda kutip) dari salah satu petenis seangkatan Roger Federer, Andy Murray di akun twitternya, @andy_murray. Iri di sini dimaknai Murray sebagai menginspirasi dirinya.
Entahlah, apakah dia ingin mengikuti jejak Federer, karena secara usia, ia lebih muda. Murray saat ini baru berusia 34 tahun. Murray kelahiran Glasgow, 15 Mei 1987.

Baca Juga: Bintang-bintang Putra Masih Melaju

Baca Juga: Para Unggulan Putra Belum Terbendung


Tetapi melihat Federer yang masih bertahan di babak keempat (16 Besar) Prancis Terbuka yang menggunakan lapangan tanah liat, tentu siapapun merasa takjub.
Sebagai catatan, sejauh ini Federer ternyata berhasil menciptakan rekor hebat di Roland Garros. Dilansir Tennis World, ia telah menyamai pencapaian legenda tenis Amerika Serikat, Jimmy Connors.
Keduanya mencatatkan rentang waktu terlama dari kemenangan pertama mereka di ajang Grand Slam, hingga yang terkini. Dengan catatan, rekor ini diraih pada era Open.
Jimmy Connors sendiri mengukir rekor ini sepanjang periode 1971 sampai dengan 1992, sebelum akhirnya ditumbangkan oleh Ivan Lendl di Australia Terbuka.
Sementara itu, Roger Federer sukses mengikuti jejak seniornya tersebut ketika pertama kali menginjakkan kaki di Prancis Terbuka 2021. Ya, tepatnya saat ia mengandaskan Denis Istomin di putaran pertama.
Di situ Federer sudah mencatat rentang waktu 21 tahun dari kemenangan pertamanya di turnamen Grand Slam (periode 2000 sampai dengan 2021).
Yang lain, Federer adalah petenis tertua pada era Open yang berkompetisi di Prancis Terbuka sampai putaran ketiga. Usianya saat ini 39 tahun sembilan bulan.
Sementara itu, di turnamen-turnamen major dunia, Federer adalah petenis tertua kesembilan yang berhasil sampai di putaran ketiga, tercatat sejak tahun 1968. Sejumlah nama di atasnya adalah Ken Rosewall, Pancho Gonzales, dan John McDonald.
Ingin Mundur?
Namun sebuah kejutan berhembus usai ia melewati babak ketiga dengan menaklukkan Dominik Koepfer. Ia dikabarkan ingin mundur setelah melewati pertarungan menegangkan.
Federer bisa menang empat set, 7-5 (7-5), 6-7 (3-7), 7-6 (7-4), 7-5. Selanjutnya ia akan bertemu dengan Matteo Berrettini di putaran keempat Prancis Terbuka 2021 pada Senin (07/06/21) waktu Prancis.
"Saya tidak tahu apakah saya akan bermain. Saya harus memutuskan apakah akan terus bermain atau tidak. Apakah terlalu berisiko untuk terus menekan lutut saya? Apakah ini waktu yang tepat untuk beristirahat?" kata Federer dikutip dari situs France24.
Ya, dua kali operasi memang mengkhawatirkan kondisinya. Peraih 20 gelar Grand Slam itu diketahui baru saja menjalani operasi lutut sebanyak 2 kali pada 2020, dan baru bermain di tiga pertandingan sejak Australia Terbuka 2020.
Dan, sebelum turnamen ini, Federer selalu mengatakan, kalau Wimbledon adalah prioritas utamanya pada 2021, karena ia mengejar gelar kesembilannya di kompetisi Grand Slam yang akan diselenggarakan pada 28 Juni 2021.
"Setiap pertandingan saya harus menilai kembali situasi dan melihat keesokan paginya dalam keadaan apa saya bangun dan bagaimana kondisi lutut saya," tambahnya.

Editor: Didik Saptiyono

Sumber: twitter@rolandgarros

Tags

Terkini

Bona Ventura Hampir Pasti Pimpin KONI Jateng 2021-2025

Kamis, 16 Desember 2021 | 11:02 WIB
X