Ternyata Sejumlah Pejabat Serobot Vaksin Booster untuk Nakes, Irma Hidayana: Tak Bermoral!

- Senin, 30 Agustus 2021 | 20:54 WIB
Jokowi dan Prabowo saat hendak bertolak ke Kalimantan Timur pada 24 Agustus 2021. /Instagram.com/@sekretariat.kabinet/
Jokowi dan Prabowo saat hendak bertolak ke Kalimantan Timur pada 24 Agustus 2021. /Instagram.com/@sekretariat.kabinet/

JAKARTA, suaramerdeka-wawassan.com - Sejumlah pejabat diketahui telah menerima vaksin booster, bahkan mengakuinya di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Padahal, vaksin booster sejauh ini hanya untuk tenaga kesehatan (nakes), karena paling rentan terinfeksi Covid-19, sehingga perlu perlindungan melalui tambahan dosis vaksin.

Hal itu diketahui, ketika percakapan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Wali Kota Samarinda Andi Harun, bocor ke publik lewat unggahan video kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 24 Agustus 2021.

Baca Juga: Hindari Kerumunan, Alumni Akpol 92 Bagi Sembako dari Rumah ke Rumah di Kelurahan Lamper Semarang

Dalam percakapan itu, Wali Kota Andi Harun mengaku, sudah mendapatkan 2 kali vaksin dan berencana mendapatkan yang ketiga dengan Vaksin Nusantara.

Terhadap pernyataan Wali Kota Samarinda Andi Harun itu, Presiden Jokowi pun menanggapi dengan santai, bahkan bercanda.

"Oh, pantes segar benar. Mendahului kita ini Pak Wali Kota," ucap Jokowi, sambil tertawa.

Baca Juga: Tutup Jalan, 15 Simpatisan Habib Rizieq Digelandang Polisi, Waka Polres Metro Jaya : Sudah Kondusif

Panglima TNI dan Gubernur Kalimantan Timur, kemudian mengaku juga sudah mendapatkan vaksin booster di hadapan Jokowi.

Prabowo kemudian menimpali dengan bertanya, apakah Jokowi juga sudah mendapatkan booster? "Enggak, saya nunggu (vaksin) Pfizer," jawab Jokowi.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X