Boyamin Saiman Anggap Kinerja KPK Menurun : Covid-19 Jangan Dijadikan Alasan

- Senin, 30 Agustus 2021 | 09:25 WIB
Ilustrasi KPK. /Pikiran-Rakyat.com/Amir Faisol/
Ilustrasi KPK. /Pikiran-Rakyat.com/Amir Faisol/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kinerja Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini bisa dikatakan menurun.

Dari analisa sejumlah kalangan masyarakat salah satu sebagai penyebab turunnya kinerja KPK akibat permasalahan 57 pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tak kunjung rampung.

Paling tidak dengan permasalahan TWK yang belum selesai ini membuat KPK mengalami hambatan di dalam tenaga.

Kalangan masyarakat kini terus menyoroti, kinerja KPK yang selalu berhenti di tempat, bahkan terlihat sudah tidak bertaring lagi.

Baca Juga: Ketua Dokter Indonesia Bersatu Meminta Pemerintah Fokus Tuntaskan Covid-19 : PCR Agar Gratis

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman dalam acara Karni Ilyas Club yang diunggah di kanal Youtube pada Minggu, 29 Agustus 2021 mengungkapkan kinerja KPK menurun.

"Grafik KPK menurun saat ini, banyak hal yang semestinya sudah produktivitas tinggi tapi 1,5 tahun masih berpolemik yang pertama ya memang TWK, mau tidak mau diakui, bahwa Covid, iya, tapi jangan jadikan alasan itu, dan juga berkaitan dengan konsolidasi," tuturnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Kanal Youtube Karni Ilyas Club, Senin, 30 Agustus 2021.

Boyamin Saiman menuturkan bahwa tidak dapat dipungkiri, KPK yang sebelumnya hanya tinggal meneruskan, saat ini seperti harus memulai kembali dari 0.

Pasalnya, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK menyatakan 53 pegawai tidak lolos dan tidak bisa dibina, sehingga dinonaktifkan yang keputusannya akan keluar pada November 2021 mendatang.

Baca Juga: Pakar Epidemiolog UI Sebut Vaksin Salah Satu Upaya Tekan Covid-19 : Sejumlah Daerah Masih Minim

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X