Sita Aset, KPK Siap Hadapi Gugatan Terpidana Suap Proyek Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Lampung Utara

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:59 WIB
Ilustrasi dokumen gugatan - KPK digugat. /Pixabay/aymane jdidi
Ilustrasi dokumen gugatan - KPK digugat. /Pixabay/aymane jdidi

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Dalam melakukan proses hukum, penyitaan aset yang dilakukan pihak berwenang seringkali terjadi.

Penyitaan aset merupakan barang buktidalam aksi tindak kejahatan, baik itu korupsi maupun kejahatan lain.

Sering kali penyitaan aset, ditentang oleh pihak pelaku, bahkan pelaku keberatan apabila aset yang dimilik disita.

Namun secara hukum, penyitaan aset dibenarkan oleh undang-undang selama memenuhi syarata untuk penyitaan aset.

Baca Juga: BNPT Terus Buru Terduga Teroris di Indonesia , Boy Rafli : Agama Menolak Aksi Kekerasan

Namun apabila pihak pelaku bila tidak terima dengan penyitaan aset bisa menempuh jalur dengan jalan menggugat.

Seperti yang terjadi kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK digugat oleh terpidana kasus suap proyek Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Lampung Utara yaitu mantan bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

Gugatan tersebut dilayangkan Agung Ilmu Mangkunegara karena penyitaan aset yang dilakukan KPK dalam mengusut perkara suap.

Baca Juga: Menko Marves Luhut Sebut Perlu Ada Reformasi Sektor Kesehatan : Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' Dianggap Jadi Masalah, KPK Digugat Terpidana Kasus Suap Buntut Penyitaan Aset''.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X