ICW Menilai Hukuman Koruptor Ringan, Moeldoko Pastikan Presiden Jokowi Tak Pernah Melakukan Pembelaan

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 09:41 WIB
Ilustrasi korupsi. /PIXABAY/PIXABAY/mohamed Hassan
Ilustrasi korupsi. /PIXABAY/PIXABAY/mohamed Hassan

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Masih banyaknya kasus korupsi di Indoensia yang belum terungkap, membuat sejumlah kalangan menyoroti kasus korupsi.

Sejumlah kalangan menilai, pemerintah dalam menangani kasus korupsi dinilai kurang serius dan kurang tegas.

hal ini dianggap oleh masyarakat yang membuat korupsi masih terus marak di Indonesia, bahkan sulit untuk dibrantas.

Dalam melakukan pembrantasan korupsi, pemerintah diminta untuk serius dan tegas dalam penanganannya, tidak memandang siapa yang melakukan wajib dihukum berat.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Tahun Depan Anggaran Pasien Covid-19 Gunakan Sistem Berbagi Biaya, BPJS dan Pemerintah

LSM Anti Korupsi ICW menilai jika Presiden Joko Widodo mengesampingkan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi di Tanah Air yang semakin merajalela.

Hal ini terlihat dari hukuman yang diberikan kepada para koruptor dinilai tidak sesuai dan terkesan pilih-pilih.

Pernyataan ICW tersebut terbukti dari tidak disinggungnya komitmen memerangi korupsi dalam pidato kenegaraan yang disampaikan Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2021.

Menurut Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, kondisi pemberantasan korupsi semakin mengkhawatirkan karena menurunnya indeks persepsi korupsi Indonesia.

Baca Juga: Bila Mobilitas Masyarakat Tak Dikendalikan, Pakar Epidemiologi Sebut Akan Terjadi Lonjakan Covid-19 Lagin

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X