Kemenkes Tegaskan Vaksin Moderna Tidak Bisa Digunakan untuk Booster Masyarakat Umum

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:02 WIB
lustrasi vaksinasi Covid-19. /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar
lustrasi vaksinasi Covid-19. /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah Indonesia kini terus mengencarkan program vaksinasi massal di semua daerah di Indonesia.

Program vaksinasi meruapakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempertebal imun pada seseorang.

Meski belum semua warna negara Indonesia divakdin namun pemerintah terus berusaha untuk mendapat vaksin dari bantuan beberapa negara.

Baca Juga: MPR Sebut Alat Kesehatan yang Diimpor Diproduksi Dalam Negeri, Dijual Dengan Label Luar Negeri

Dalam program vaksinasi telah terbukti mampu menerunkan angka lonjakan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, bila dibandingkan dengan sebelum dilakukannya vaksin massal.

Terutama tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19, jadi priroritas program vaksinasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan akan memprioritaskan vaksin Covid-19 Moderna untuk tenaga kesehatan, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Baca Juga: Waspadai Pungli Vaksin Bergentayangan , LaporCovid-19 Mencatat Sejumlah Aduan Warga

Hal itu disampaikan juru bicara vaksinasi dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi melalui siaran pers, pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Siti Nadia mengatakan, vaksin Moderna hanya dapat diberikan kepada masyarakat umum yang belum pernah menerima vaksin Covid-19.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X