MPR Sebut Alat Kesehatan yang Diimpor Diproduksi Dalam Negeri, Dijual Dengan Label Luar Negeri

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 06:51 WIB
Ilustrasi industri farmasi. //Pixabay/Michal Jarmoluk
Ilustrasi industri farmasi. //Pixabay/Michal Jarmoluk

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Alat kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh masyarakat maupun rumah sakit di Indonesia.

Seringkali alat kesehatan persediaannya habis, akibat penjual alat kesehatan kehabisan stok yang akam dipasarkan.

Apalagi di saat mewabahnya penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, masyarakat dibuat bingung dengan tidak adanya alat kesehatan yang sering dipasarkan.

Baca Juga: Satgas Covid-19 : Syarat Vaksin untuk Masuk Mal Baru Uji Coba di 4 Kota, Berikut Penjelasannya

Yang lebih memprihatinkan lagi, ulah sejumlah oknum dengan sengaja melakukan penimbunan ataupun menaikan harga alat kesehatan untuk mencari keuntungan pribadi.

Yang lebih memprihatinkan lagi, ternyata alat kesehatan yang dipasarkan di Indonesia bukan buatan dalam negeri namun justru berasal dari luar negeri.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo menyayangkan sikap pemerintah yang masih mengimpor alat kesehatan (alkes).

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Diplomat Nigeria, Kemunham DKI : Petugas Imgrasi Dipukul Duluan Hingga Bibir Bengkak

Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo mengatakan, industri dalam negeri sebenarnya mampu memproduksi alkes dengan kualitas bersaing.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' Mampu Diproduksi di Dalam Negeri, 90 Persen Alkes di Indonesia Justru Impor''.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X