Bandar Narkoba Masih Bisa Kendalikan Pengedaran dari Dalam LP, Pengamat UI : Kelonggaran Aturan

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 11:23 WIB
Ilustrasi penangkapan narapidana. /Pixabay/Peggy_Marco
Ilustrasi penangkapan narapidana. /Pixabay/Peggy_Marco

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Peredaraan narkoba di Indonesia masih saja terus aja 'menggila', walaupun banyak bandar maupun pengedar narkoba ditangkap.

Para bandar narkoba dan pengedar dalam aksinya justru semakin marak, seakan-akan merela tak ada habisnya.

seperti papatah ditangkap satu, tumbuh seribu tak ada henti-hentinya, para pecandu narkoab dalam melakukan aksinya.

Baca Juga: WHO Serukan Penghentian Booster Sementara, Kemenkes Tetap Berikan Vaksin Dosis Tiga pada Tenaga Medis

Jaringan narkoba memang harus tetap diwaspadai, sasaran pengedar narkoba pada kelangan masyarakat tanpa kecuali, mulai dari pejabat sampai masyarakat kelas bawah.

Pengamat Kebijakan Lembaga, Universitas Indonesia, Arthur Josias Simon Runturambi menyebutkan, pemindahan narapidana narkoba ke Lapas Nusakambangan yang dilakukan Ditjen Pas Kemenkumham jangan hanya sebatas formalitas saja.

Pasalnya, dari hasil ungkap kasus jajaran BNN dan Polri masih mendapati pengedar narkoba yang dikendalikan bandar dari balik jeruji besi.

"Kebanyakan Pemindahan narapidana kasus narkoba ini hanya sebatas SOP saja. Kasus narkoba karakteristiknya itu berbeda ada pada bandar. Sama saja pindahin kenyamanan dari satu lokasi ke Nusakambangan," ujar Arthur Josias Simon Runturambi dalam keterangan, Senin 9 Agustus 2021.

Baca Juga: Presiden Jokowi Evaluasi Penyebaran Covid-19 : Di Luar Jawa-Bali Marak, Anak Buah Diperintah Mencegah

Menurut dia, persoalan itu masih tetap terjadi lantaran dipengaruhi budaya kerja petugas. Oleh sebab itu, harus ada pembaharuan kebijakan dalam pengelolaan di dalam Lapas.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X