KPK Sebut Negara Tetangga Merespon Pencarian Buron Harun Masiku, Yang Menyembunyikan Diancam Pidana

- Senin, 9 Agustus 2021 | 09:04 WIB
Buronan KPK Harun Masiku. /KPK
Buronan KPK Harun Masiku. /KPK

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Keberadaan buron kelas kakap, Harun Masiku hingga saat ini masih misterius.

Belum tertangkapnya buron Harun Masiku menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, kenapa buron yang hingga kini jadi buron KPK ini belum dibekuk.

Bahkan untuk melacak kebradaannya tidak ditemukan, pernah ada isu buron Harun Masiku sudah tewas, hingga kini belum ada penjelasan secara resmi dari instansi yang melakukan perburuan.

Baca Juga: Menyamar Pria Hidung Belang, Polisi Bekuk Mucikari Berusia 20 Tahun, Makin Muda Tarif Makin Mahal

Meski belum diketahui keberadaannya namun KPK terus berupaya melakukan pencarian terhadap Harun Masiku.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebutkan bahwa negara tetangga telah merespons upaya pencarian Harun Masiku meskipun ia enggan menyebutkan negara tetangga yang dimaksud.

Selain itu, ia mengingatkan pihak-pihak yang diduga sengaja menyembunyikan Harun Masiku akan diancam pidana sesuai Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga: Pakar UI Sebut Penanganan Covid-19 Tidak Terwujud : Herd Immunity Tak Mungkin Tercapai

Namun, hingga saat ini, masih banyak pihak yang mempertanyakan kejelasan hukum Harun Masiku meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerbitkan red notice.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai bahwa pengumuman penerbitan red notice yang dilakukan KPK pada Jumat, 30 Juli 2021 hanyalah upaya menghindari reaksi minor dari masyarakat.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Polemik Baru Harun Masiku, Nama Sang Buronan Tak Tercantum di Situs Interpol''.

Boyamin menyatakan bahwa pengumuman diterbitkannya red notice terhadap Harun Masiku merupakan lip service karena terkesan tidak serius.

Ini cara untuk menambah tinggi badan Anda? +10 cm dalam 2 bulan
Dari 160 cm menjadi 170 cm dalam 2 bulan. Tanpa operasi. Hanya dengan obat alami

Selain itu, KPK menyampaikan kabar terbaru dari Harun Masiku yang berpotensi memunculkan polemik baru dari publik.

Melalui Plt. Juru Bicaranya, KPK menyebutkan bahwa nama tersangka mantan caleg PDIP Harun Masiku tidak dicantumkan dalam situs resmi Interpol.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X