Penyebab Gempa Cianjur Berpotensi Merusak, Meski Magnitudo-nya Tidak Besar

- Senin, 21 November 2022 | 17:32 WIB
Dok BPBD CIANJUR
Dok BPBD CIANJUR

CIANJUR, suaramerdeka-wawasan.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menggelar konferensi pers melalui zoom untuk melaporkan gempa tektonik dengan magnitudo 5,6 SR yang terjadi di Cianjur.

Dalam keterangannya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan dalam zoom itu, bahwa gempa di Cianjur ini termasuk kategori gempa dangkal, namun sifatnya merusak.

Dan menurut Daryono bukan hanya Cianjur. Dia, menjelaskan, beberapa wilayah di Jawa Barat, termasuk memang meruppakan kawasan seismik aktif.

Baca Juga: Gempa 5,6 SR Mengguncang Cianjur, 14 Orang Tewas dan 17 Luka-luka

Kondisi ini, katanya, menjadikan wilayah-wilayah itu memang rawan dan sering terjadi gempa. ‘’Disebut aktif, karena memang kawasan ini sering terjadi gempa," kata Daryono

"Perlu kita ketahui bahwa wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, juga Bandung itu secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks,’’ jelasnya.

Tak hanya rawan gempa, Daryono menyebut wilayah-wilayah tersebut juga cenderung sering terdampak gempa dangkal. Pasalnya, kata dia, ada beberapa sesar-sesar yang ditemukan di wilayah tersebut.

"Ini memicu terjadinya gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake. Fakta tektonik semacam ini menjadikan kawasan tersebut menjadi kawasan rawan gempa secara permanen," jelasnya.

Karena itulah, lanjut Daryono, gempa di Cianjur yang terjadi beberapa saat lalu, meski tidak berskala besar tetapi bersifat merusak.

Baca Juga: Sempat Diguncang Gempa Bumi, Wisatawan di Culture Dieng Festival 2002 Panik Keluar Home Stay

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X