Bentrok Dua Desa di Kei Besar, Maluku Tenggara Pecah, Dua Polisi Terluka

- Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB
Beginilah suasana setelah kerusuhan Maluku Tenggara tidak terhindarkan. (Tangkapan layar video yang beredar)
Beginilah suasana setelah kerusuhan Maluku Tenggara tidak terhindarkan. (Tangkapan layar video yang beredar)

MALUKU, suaramerdeka-wawasan.com – Sebuah bentrokan antarwarga dari dua desa di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, pecah.

Bentrokan melibatkan warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat. Kejadian terjadi sekitar Sabtu, 12 November 2022 sekitar pukul 07.00 WIT.

Kabarnya, bentrokan tersebut menyebabkan dua warga tewas dan sejumlah bangunan dibakar. Selain dua korban tewas, bentrokan juga menyebabkan dua polisi terkena anak panah.

Baca Juga: Tol Semarang-Demak Dibuka. Simak Jadwal dan Jalurnya, Jangan Salah Pilih Waktu

Ada video yang beredar luas di media sosial, terlihat ada warga yang terlihat membawa senjata tajam mulai dari busur panah, parang dan tombak.

Anggota brimob yang membubarkan keributan tersebut juga terlihat membawa senjata laras panjang.

Terlihat, seorang anggota polisi menjadi korban dalam kerusuhan tersebut setelah terkena anak panah.

Kapolda Maluku melalui Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat mengatakan, bentrokan antara kedua warga desa dipicu kesalahpahaman dan merupakan sisi lanjutan dari bentrokan pertama tanggal 6 - 7 Oktober 2022 silam.

Baca Juga: Ada Tujuh Provinsi di Indonesia yang Kena Covid 19 Varian XBB, Termasuk Jawa Tengah

Awal mula kerusuhan kali ini pecah, menurutnya, saat warga di desa Bombai memasang sasi atau larangan adat di desa setempat sehingga memicu kemarahan dari warga desa Ohoi Elat.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X