Tindaklanjuti Temuan BPOM, Bareskrim Polri Periksa Dua Perusahaan Farmasi

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 21:43 WIB
Ilustrasi obat sirup. /Dok Istimewa/
Ilustrasi obat sirup. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com – Menindaklanjuti temuan BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan dua perusahaan farmasi yang disebut (BPOM) menggunakan kandungan zat berbahaya di kasus gagal ginjal akut pada anak, Bareskim Polri tengah memeriksa dua perusahaan itu.

Direktur tindak pidana tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Pipit Rismanto, yang juga Ketua Satgas penanganan kasus gagal ginjal akut pada anak mengumumkan hal itu.

Kendati begitu, Pipit tidak merinci perusahaan apa yang dimaksud di sini. Dia menyebut, pemeriksaan dilakukan untuk membantu instansi terkait untuk mengusut kasus tersebut.

Baca Juga: BPOM: 23 Obat Dari 102 Obat Sirup Yang Terdata oleh Kementerian Kesehatan Dinyatakan Aman

"Tapi kita juga akan melakukan pendalaman, membantu BPOM. Untuk masalah dia perusahaan silahkan nanti komunikasi dengan BPOM," ungkap Pipit Rismanto kepada wartawan, Jumat, 28 Oktober 2022.

Menurut dia, tim sedang melakukan pendalaman dan mengumpulkan semua sampel. Bahkan, katanya, sampai sekarang belum ada yang memastikan penyebab gagal ginjal itu obat tersebut atau apa.

‘’Makanya kita semua harus periksa sampel semua produk obat yang dikonsumsi," tambah Pipit lagi.

Disinggung soal kemungkinan ada perusahaan lain, Pipit mengatakan, tidak menutup kemungkinan tersebut. Namun, hal tersebut masih di komunikasikan dengan instansi terkait.

Baca Juga: Siapa Dua Industri Farmasi yang Terancam Dipidanakan? Ini Penjelasan BPOM

"Masih ada, nanti kita informasikan. Berikan kesempatan kami untuk mengumpulkan semua sampel dari mayoritas pasien," imbuhnya.

"Kita sedang dalam proses semua sampel dan juga akan meminta klarifikasi pihak-pihak yang memproduksi," pungkasnya.

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB
X