Presiden Minta Personil Polisi yang Melanggar Aturan Ditidak Tegas

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 21:23 WIB
KONFERENSI PERS - Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2022)  (KLIKTIMES.COM/SIRHAN)
KONFERENSI PERS - Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2022) (KLIKTIMES.COM/SIRHAN)

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas polisi yang melanggar aturan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi seperti ditirukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo usai dipanggil presiden di Istana negara bersama perwira tinggi dan perwira menengah di jajaran Polri.

Presiden Jokowi pada Jumat, 14 Oktober 2022, memanggil 559 prajurit kepolisian yang merupakan pejabat utama Mabes Polri, Kapolda, dan Kapolres di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kapolri Umumkan Kapolda Jawa Timur Terduga Pelanggar Kasus Narkoba

Masih menurut Listyo Sigit menirukan Jokowi, pelangaran semacam ini kalau dibiarkan baik dari sisi profesionalitas maupun etik akan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik.

"Hal-hal yang sifatnya bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik terkait gaya hidup, hal-hal pelanggaran tentunya ini jadi arahan bapak Presiden dan kami tindak lanjuti untuk langkah-langkah tegas," kata Listyo kepada pers usai pengarahan seperti dikutip Antara.

Listyo juga menitikberatkan pada pentingnya tindakan tegas terhadap polisi yang melakukan tindak kejahatan seperti judi daring, ataupun penyalahgunaan narkoba.

Terakhir, usai datang ke istana, Kapolri menindak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa atas dugaan kasus narkoba. Bahkan mantan Kapolda Sumatera Barat itu sampai harus dipatsuskan.

Baca Juga: Sore Ini Kapolri Jelaskan Isu Penangkapan Kapolda Jatim

Sebelum itu, sejumlah kasus juga mencuat, antara lain, kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang didalangi Kepala Divisi Propam Polri saat itu Ferdy Sambo.

Lalu tragedi Kanjuruhan saat pertandingan sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, yang berujung insiden memilukan dengan 132 korban jiwa.

Di kasus ini Kepolisian juga telah menetapkan enam tersangka dalam kasus tragedi Kanjuruhan, yang tiga di antaranya adalah personel kepolisian.

"Termasuk tentunya pemberantasan judi online, pemberantasan narkoba dan pemberantasan kegiatan yang tentu sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat," ujar dia.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Akhirnya Kapolri Copot Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta

Presiden Jokowi, kata Listyo, juga memerintahkan personel kepolisian agar selalu solid dan bekerja keras menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Korps Bhayangkara.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB
X