Timbun Obat Covid-19 Direktur dan Komisaris PT ASA Dijerat Undang-Undang Perdagangan dan UU Wabah Penyakit

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 06:31 WIB
Ilustrasi obat Covid-19. /Pixabay/Stevepb
Ilustrasi obat Covid-19. /Pixabay/Stevepb

JAKARTA, suarmerdeka-wawasan.com - Setelah melakukan penyelidikan secara intensif, petugas penyidik Polres Metro Jakarta Barat menetapkan Direktur dan Komisaris PT ASA tersangka.

Dari hasil penyidikan diketahui bahwa Direktur, inisial Y dan komisaris, inisial S yang menyuruh pada karyawan untuk menimbun obat azithromycin dalam gudang milik PT ASA di Kalideres Jakarta.

Pengakuan ini terungkap setelah petugas penyidik melakukan pemeriksaan intensif pada sejumlah karyawan PT ASA.

Baca Juga: Lockdown Tak Menyelesaikan Masalah, Jokowi: Baru PPKM Saja Sudah Minta untuk Dibuka

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh mengungkapkan, kedua bos PT ASA tersebut kini resmi jadi tersangka kasus penimbunan obat.

Dijelaskan Bismo, hasil penyidikan yang memutuskan Y dan S sebagai tersangka merupakan pengembangan dari pemeriksaan sejumlah saksi.

Menurut Bismo, sejumlah saki memberikan keterangan pada petugas penyidik bahwa penimbunan obat penanganan Covid-19 yang dilakukannya merupakan arahan dari Y dan S.

Baca Juga: Data Kematian Pasien Covid-19 Selalu Berbeda, Belasan Ribu Tak Tercatat di Pemerintah

''Jadi karyawanyang kita periksa memberikan keterangan tindakan penimbunan obat merupakan kebijakan dari pimpinannya yang tak lain Y dan S,''jelas Bimo, kemarin.

Peristiwa penimbunan obat Covid-19, kata Bimo, bermula dari sejumlah karyawan PT ASA memasukkan seluruh obat penanganan Covid-19 di gudang PT ASA di Kalideres Jakarta Barat.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: berbagai sumber

Tags

Terkini

X