Yosep Parera Bukan Orang Pertama dalam Kasus Suap, Ketua DPC Peradi Semarang Akan Tawarkan Bantuan Hukum

- Jumat, 23 September 2022 | 17:18 WIB
Yosep Parera, pengacara yang kena OTT dalam kasus suap di MA saat berada di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 23 September 2022. /Dok Istimewa/
Yosep Parera, pengacara yang kena OTT dalam kasus suap di MA saat berada di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 23 September 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Ketua DPC Peradi Semarang, Luhut Sagala, menawarkan bantuan hukum kedua anggotanya Yosep Parera dan Eko Suparno yang menjadi tersangka kasus suap perkara di Mahkamah Agung (MA).

''Tadi kita pengurus sudah rapat jam 10, intinya kita akan menawarkan bantuan hukum kepada Pak Yosep dan Mas Eko, kan ada dua itu lawyer yang kena,'' jelas Luhut dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat, 23 September 2022.

Menurut Luhut, dia sendiri yang akan ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Yosep Parera dan Eko pada Senin, 26 September 2022.

Baca Juga: Uang Sebanyak SGD 205 ribu dan Rp 50 Juta Turut Diamankan KPK Dalam Kasus Suap MA

''Kira-kira dengan bantuan hukum yang disampaikan Peradi, apakah mereka menerima atau tidak, kan bisa saja mereka menolak,'' jelasnya.

Yosep sendiri merupakan Ketua DPC Peradi periode 2015-2020, sehingga di Kota Semarang dikenal sebagai panutan bagi para advokat muda.

''Iya, dia termasuk senior yang menjadi bench mark-nya lawyer-lawyer muda kalau di Semarang, role model kalau di Semarang,'' kata Luhut.

Baca Juga: Sudrajad Dimyati Datangi Gedung KPK Hari Ini, Didampingi Empat Orang

Luhut juga mengaku prihatin, dengan kasus yang menimpa Yosep, karena bukan orang pertama yang terjerat masalah suap peradilan.

''Kita berharap, semoga ini yang terakhir, jangan sampai ada lagi teman-teman advokat yang masih menjalankan seperti itu,'' harapnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X