Uang Sebanyak SGD 205 ribu dan Rp 50 Juta Turut Diamankan KPK Dalam Kasus Suap MA

- Jumat, 23 September 2022 | 14:55 WIB
Ilustrasi uang. /Dok Istimewa/
Ilustrasi uang. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.comKPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap enam orang yang diduga melakukan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung, Rabu, 21 September 2022.

Hal ini diikuti dengan penetapan 10 tersangka dalam kaitan kasus ini yang diumumkan secara resmi oleh Ketua KPK Firli Bahuri Jumat, 23 September 2022, dini hari WIB.

Saat melakukan OTT, petugas KPK juga mengamankan sejumlah barang termasuk uang dalam pecahan mata uang asing.

Baca Juga: KPK Tetapkan 10 Tersangka Dalam Kasus Dugaan Suap MA. Salah Satunya Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Dalam kesempatan jumpa pers pengumuman resmi penetapan tersangka di OTT itu pagi tadi, Firli menyebut, KPK turut mengamankan uang sebesar Rp 50 Juta dan SGD 205 ribu.

Uang sebanyak itu, jelasnya, jika dikonversi berdasarkan kurs pukul 04.21 WIB setara dengan Rp 2,1 miliar.

"Adapun jumlah uang yang berhasil diamankan sebesar SGD 205.000 (Rp 2.171.786.400) dan Rp 50 juta," kata Firli, dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, 23 September 2022.

Firli menyebut uang SGD 250.000 itu diamankan dari PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung yang bernama Desy Yustria.

Sedangkan uang Rp 50 juta diserahkan oleh PNS Mahkamah Agung, Albasri, di gedung Merah Putih KPK.

Kabarnya, uang yang berhasil diamankan itu, sewaktu ditangkap ditempatkan dalam sebuah box seperti hantaran perkawinan.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X