Permohonan Banding Ditolak KKEP, Ferdy Sambo Resmi Dipecat Polri

- Senin, 19 September 2022 | 18:51 WIB
Ferdy Sambo. /Tangkapan Layar/YouTube/Polri TV Radio/
Ferdy Sambo. /Tangkapan Layar/YouTube/Polri TV Radio/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Polri menolak permohonan banding mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, atas putusan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, selaku Ketua Sidang Banding KKEP Ferdy Sambo mengatakan, dengan menolak permohonan banding, sekaligus memutuskan menguatkan putusan PTDH KKEP yang dijatuhkan sebelumnya.
.
''Memutuskan menolak permohonan banding dari saudara Ferdy Sambo. Kedua menguatkan putusan sidang KKEP,'' kata Agung, dalam persidangan dikutip dari YouTube Polri TV, Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: Video Viral Wajahnya Mirip Ferdy Sambo, Rozikin: Saya Malu, tapi Dagangan Durian Laris Manis

Sidang banding digelar sejak pukul 10.00 WIB, dipimpin oleh Agung, beranggotakan empat orang berpangkat Irjen (Inspektur Jenderal).

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa sidang banding merupakan upaya hukum terakhir yang bisa diajukan Ferdy Sambo atas putusan PDTH KKEP, dengan hasil sidang banding bersifat final dan mengikat.

''Tidak ada peninjauan kembali atau kasasi, banding sifatnya final dan mengikat. Sudah tidak ada lagi upaya hukum. Ini upaya hukum terakhir,'' jelas Dedi di Gedung TNCC Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: Luncurkan Program Solusi, Menteri BUMN Pastikan Harga Solar Subsidi untuk Nelayan Seperti di SPBU

Ia mengatakan, hasil putusan KKEP Banding selanjutnya akan diserahkan ke Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri, yang memiliki waktu lima hari untuk menuntaskan administrasi atas putusan tersebut.

Seperti diketahui, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, sebanyak 97 anggotanya telah diperiksa Itsus (Inspektorat Pengawasan Khusus), terkait kasus pembunuhan Brigadir J (Nopryansah Yosua Hutabarat).

Dikatakan Kapolri, dari anggotanya yang diperiksa itu, ditetapkan tersangka utamanya Ferdy Sambo, sedang 35 orang di antaranya diduga telah melakukan pelanggaran etik.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X