Ketua PBNU Sayangkan Sikap Pemerintah Terkesan Bermain Sendiri Dalam Penanganan Covid-19

- Minggu, 25 Juli 2021 | 09:05 WIB
Ilustrasi Covid-19. /Pexels/edward jenner
Ilustrasi Covid-19. /Pexels/edward jenner

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Dalam penanganan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, pemerintah belum menunjukan keberhasilan.

Masyarakat hingga saat ini masih dirundung rasa ketakutan terhadap Covid-19, karena masih banyak warga yang terpapar Covid-19.

Dalam melakukan penanganan Covid-19, pemerintah memberlakukan PPKM darurat, kini diganti dengan sebutan PPKM level 4.

Baca Juga: Dikawal Aparat Gabungan, 51 Warga Klaten Positif Covid-19 Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan

Kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19, dengan harapan akan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia.

Kebijakan dalam melakukan penanganan Covid-19, rupanya dilakukan oleh pemerintah sendiri tanpa mengajak organisasi keagamaan yang ada di Indonesia.

Hal ini seperti yang ditegaskan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, bahwa dalam menangani Covid-19 tidak pernah mengajak NU.

Untuk itu, Said Aqil, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan bermain sendiri dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: PMI Jateng Salurkan Bantuan 20 Ton Oksigen untuk Pasien Covid-19 di Delapan Rumah Sakit

Akibatnya, penanganan Covid-19 belum pada titik berhasil sampai saat ini.

Soal langkah pemerintah bermain sendiri itu, menurut Kiai Said, di awal pandemi PBNU sempat tidak pernah diajak oleh pemerintah dalam upaya menangani Covid-19.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X