Pemeriksaan Bharada E Gunakan Lie Detector Jujur, Ferdy Sambo Disebut Orang Terakhir Tembak Brigadir J

- Sabtu, 10 September 2022 | 15:16 WIB
Bharada E ketika dilakukan rekonstruksi kasus penembakan Brigadir J. /Tangkapan Layar/YouTube/Polri TV Radio/
Bharada E ketika dilakukan rekonstruksi kasus penembakan Brigadir J. /Tangkapan Layar/YouTube/Polri TV Radio/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pengacara Bharada E (Richard Eliezer), Ronny Talapessy mengatakan, kliennya dalam pemeriksaan Lie Detector yang dilakukan Polri, diinyatakan jujur saat menyampaikan soal penembak Brigadir J.

Ronny pun menjelaskan, Bharada E mulai dites dengan Lie Detector sejak menyatakan diri ingin terbuka, terkait apa yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

''Klien saya ini sudah dites Lie Detector sebulan lalu pasca-dia mau terbuka jujur apa yang terjadi. Lie Detector yang ditanyakan ke klien saya, terkait dengan peristiwa di Duren Tiga," kata Ronny kepada wartawan, Sabtu, 10 September 2022.

Baca Juga: Bus Pariwisata Hilang Kendali Tabrak Empat Mobil di Wonosobo, Enam Orang Tewas dan Dua Lainnya Luka

Ia mengatakan, salah satu poin penting yang ditanyakan dalam pemeriksaan Lie Detector adalah, siapa yang menembak Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat sore, 8 Juli 2022.

Menurutya, Bharada E mengakui yang pertama kali melakukan terhadap Brigadir J, kemudian Ferdy Sambo orang terakhir yang menembak Brigadir J.

''Salah satu poin krusial adalah, siapa saja yang menembak J. Klien saya menjawab 'Saya pertama dan FS yang menembak terakhir','' ungkap Ronny, saat menjelaskan pengakuan Bharada E.

Baca Juga: Pengacara Bripka Ricky Sebut Kliennya Balik Arah Setelah Ketemu Istrinya, Tak Ikuti Skenario Ferdy Sambo

Seperti diketahui, Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan kepada Bharada E (Richard Eliezer), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM) menggunakan alat pendeteksi kebohongan terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

''Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya 'no deception indicated' alias jujur,'' kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian kepada wartawan, Selasa, 6 September 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X