Pemerintah Naikkan Harga BBM Bersubsidi, Berlaku Mulai 3 September 2022 Pukul 14.30 WIB

- Sabtu, 3 September 2022 | 15:27 WIB
Ilustrasi SPBU. /Dok Istimewa/
Ilustrasi SPBU. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Sempat kencang berembus kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi hingga terjadi antrean panjang di SPBU pada Rabu malam, 31 Agustus 2022, akhirnya kini benar-benar terwujud.

Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite hingga Pertamax pada Sabtu hari ini, 3 September 2022 sekira pukul 14.30 WIB.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyatakan, harga Pertalite naik menjadi Rp 10.000 per liter, kemudian solar naik jadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax nonsubsidi naik jadi Rp 14.500 per liter.

Baca Juga: Wali Kota Semarang Baik Hati Nih! Ratusan Pedagang Ingin Bertahan, Pasar MAJT Urung Ditutup

''Ini berlaku 1 jam sejak saat diumumkan penyesuaian harga ini. Berlaku pukul 14.30 WIB,'' kata Arifin dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 3 September 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dengan perhitungan ini, angka subsidi dari Rp502 triliun akan naik jadi Rp653 triliun, jika harga rata-rata minyak dunia 99 Dolar AS.

Menurut Sri Mulyani, jika harga ICP 85 Dolar AS sampai Desember, kenaikan subsidi jadi Rp640 triliun.

Baca Juga: Farel Prayoga Kini Namanya Melambung, Ini Tarifnya jika Ingin Mengundang Nyanyi

''Ini kenaikan Rp137 triliun atau Rp151 triliun tergantung harga ICP,'' ungkap Sri Mulyani.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) naik.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X