Terkait MUI Mintakan Insentif Ulama, Cholil Nafis: Bukan buat Pengurus, Ulama Tak Punya Gaji

- Jumat, 16 Juli 2021 | 17:11 WIB
Ilustrasi bantuan. /Pixabay/
Ilustrasi bantuan. /Pixabay/


JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Usulan Ketua MUI Bidang Ekonomi, Lukmanul Hakim, agar ulama mendapatkan insentif dari pemerintah di masa pandemi, ternyata mendapat berbagai tanggapan.

Terhadap berbagai tanggapan itu, Ketua MUI Cholil Nafis pun memberikan penjelasan latar belakang usulan tersebut.

“Permintaan MUI bukan berarti menghalangi bantuan ke nakes tapi juga mengusulkan perlunya bantuan ke asatidz dan guru lepas,” cuit Ketua MUI, Cholil Nafis melalui akun Twitter pribadinya @cholilnafis, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca Juga: Dua Pecatur Indonesia yang Tampil di Piala Dunia Terpapar Covid-19, Terpaksa Dinyatakan Kalah

“Mereka tak ada gaji pasti kecuali dari mengajar. Saat PPKM begini mereka tak ngajar. Kami menyuarakan,” sambung Cholil Nafis.

“Insya Allah yang kami usulkan bukan untuk pengurus MUI,” tulis Cholil Nafis menegaskan.

Sebelumnya, ketika Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy bertemu dengan pengurus MUI, usulan itu mengemuka.

Baca Juga: Kapolsek Kranggan Temanggung Kaget Didatangi Ganjar Pranowo, Ternyata Cuma Mau Numpang Tempat Makan

Dalam pertemuan itu, pengurus MUI mengusulkan ada insentif ulama, mengingat mereka adalah salah satu kelompok yang terkena dampak kebijakan PPKM Darurat.

"Untuk UMKM sudah banyak program pemberdayaannya. Tapi kelompok dai ini juga terdampak,” kata Ketua MUI Bidang Ekonomi, Lukmanul Hakim.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Pikiran Rakyat.com

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X