Soal Masjid Ditutup, Alissa Wahid: Jangan Pandang Orang Salih yang Ibadahnya di Masjid, tapi Abaikan Wabah

- Kamis, 8 Juli 2021 | 18:24 WIB
Putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid. /Instagram.com/@alissa_wahid
Putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid. /Instagram.com/@alissa_wahid

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Alissa Wahid, putri sulung Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menanggapi soal penutupan sementara tempat-tempat ibadah, termasuk masjid, selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali pada 3 hingga 20 Juli 2021.

PPKM Darurat diterapkan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang sedang melonjak secara eksponensial di Indonesia.

Teranyar, pada Rabu, 7 Juli 2021, Indonesia mengalami penambahan kasus harian sebesar 34.379 sehingga totalnya menjadi 2.379.397.

Baca Juga: Meski Data Penerima Bansos Lebih Rapi, KPK Berharap Masyarakat Ikut Mengawal Penyalurannya

Lonjakan kasus yang saat ini terjadi selepas masa libur Idul Fitri 2021. Dipicu juga oleh masuknya varian virus Delta yang memiliki daya penularan lebih cepat.

Alissa Wahid, mendukung aturan PPKM Darurat untuk menutup sementara tempat-tempat ibadah.

Alissa Wahid mengajak umat muslim mengutamakan kebaikan bersama, dengan cara beribadah di rumah untuk sementara waktu.

"Jangan hanya jadi shaleh/shaleha (baik) dengan beribadah. Jangan memandang orang salih itu yang ibadahnya di masjid, mengabaikan wabah," tulisnya di akun Twitter @AlissaWahid pada 7 Juli 2021.

"Jadilah Muslih/Muslihah, orang yang membawa kebaikan. Beribadahlah di rumah, karena ingin #salingjaga sesama warga."

Cuitan Putri Gus Dur Alissa Wahid.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X