Kemenkes Antisipasi Kelangkaan Oksigen, Dibentuk Tim Satgas di 34 Provinsi

- Senin, 5 Juli 2021 | 19:02 WIB
Budi Gunadi Sadikin./Dok: CNBC Indonesia/
Budi Gunadi Sadikin./Dok: CNBC Indonesia/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Meningkatnya pasien Covid-19 berakibat pada fasilitas kesehatan, termasuk ketersediaan pasokan oksigen bagi pasien Covid-19.

Terkait masalah tersebut, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membentuk satgas oksigen yang tersebar di 34 provinsi.

Hal itu tentunya, sebagai langkah mengantisipasi kurangnya ketersediaan oksigen di beberapa rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 dengan gejala berat.

Baca Juga: Dua Depo Oksigen di Demak Disidak, Ganjar: Ternyata Harganya Tidak Ada yang Naik

Langkah itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang disiarkan dalam YouTube Kementerian Kesehatan RI, Senin, 5 Juli 2021.

Menkes Budi menerangkan, dengan adanya satgas oksigen itu bertugas untuk menyesuaikan ketersediaan dan kebutuhan oksigen serta menyediakan transportasi logistik dari produsen oksigen ke rumah sakit tersebut.

“Kita sudah mengidentifikasi kebutuhan oksigen di tiap rumah sakit dan sudah membuat satgas oksigen di masing-masing provinsi,” ujar Budi.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 Indonesia Senin, 5 Juli 2021: Lagi-lagi dalam Sehari Naik 29.745 Pasien

Kendati begitu, sebelumnya, Menkes Budi juga menyebut pemerintah akan menyuplai tabung oksigen sampai 2.000 ton per hari di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Sebagaimana kebijakan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali ini sudah berlaku mulai dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X