KPK tetapkan Rektor Unila dan Tiga Orang Lainnya Sebagai Tersangka Kasus PMB Unila

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:05 WIB
KPK dalam jumpa pers penetapan tersangka kasus PMB Mandiri Unila (tangkapan layar YouTube)
KPK dalam jumpa pers penetapan tersangka kasus PMB Mandiri Unila (tangkapan layar YouTube)

BANDAR LAMPUNG, suaramerdeka-wawasan.com - KPK menetapkan Rektor Universitas Lampung atau Unila, Prof Dr Karomani MSi (KRM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap penerimaan mahasiswa baru.

Seperti diketahui, Rektor Unila ditangkap KPK beserta lima orang lainnya di Bandung dan Lampung, Jumat, 19 Agustus 2022. Jumlah ini sampai pengumuman resmi Minggu, 21 Agustus 2022, dini hari tadi sudah berjumlah 8 orang.

KPK sejauh ini mengamankan sekitar 8 orang di Bandung, Lampung dan Bali. Mereka antara lain terdiri dari Rektor, Wakil Rektor 1, Dekan FT (Fakultas Teknik), dosen, dan pihak swasta,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam jumpa pers yang digelar dini hari tadi di Gedung KPK, seperti diunggah lewat video di akun YouTube resmi KPK.

Baca Juga: Wakil Bupati Diperiksa KPK sebagai Saksi di Mapolres Pemalang, Termasuk Sejumlah Pejabat

Hadir dalam pengumuman itu Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Direktur Penyidikan Asep Guntur dan Inspektur Investigasi Inspektorat Kemendikbud, Lindung Saut Maruli Sirait.

Setelah melakukan investigasi, KPK akhirnya menetapkan Rektor Unila, Prof Dr Karomani sebagai tersangka kasus suap proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila. Karomani ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

"KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Kombes Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu, 21 Agustus 2022.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Ferdy Sambo. Dilaporkan ke KPK atas Dugaan Penyuapan

KPK menetapkan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Dr Karomani (KRM) sebagai tersangka kasus suap proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila. KPK menyebut Karomani menerima sekitar Rp 5 miliar dari hasil suapnya tersebut.

Selain Rektor, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Tiga lainnya adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr Heryandi SH MS (HY), Ketua Senat Dekan FKIP Dr (Can) Muhammad Basri SPd MPd (MB) dan Andi Desfiandi (AD) dari unsur swasta.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X