Gus Umar: Qodari Mustinya Ditangkap karena Melanggar UU, Dorong Jokowi 3 Periode

- Minggu, 20 Juni 2021 | 16:33 WIB
Ilustrasi kegaduhan wacana presiden 3 periode. /Pixabay/Bruno Germany
Ilustrasi kegaduhan wacana presiden 3 periode. /Pixabay/Bruno Germany

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau yang dikenal Gus Umar melontarkan pendapatnya atas kegaduhan yang kini dibuat Muhammad Qodari.

Sebelumnya, nama Muhammad Qodari mendadak dipergunjingkan usai dirinya bersama para relawan, menyatakan mendukung Presiden Jokowi maju di Pilpres 2024 mendatang.

Muhammad Qodari yang merupakan analis lembaga survei Indo Barometer itu, juga menjadi inisiator terbentuknya kumpulan relawan yang mengatasnamakan Jokowi-Prabowo 2024.

Baca Juga: Para Orangtua Harus Bisa Jaga Anak-anaknya dari Penularan Covid-19, Simak 5 Saran dari Dokter

Pada Sabtu, 19 Juni 2021, kemarin, Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 ini pun sempat menggelar syukuran seiring dengan telah terbentuknya sekretariat nasional.

Dalam keterangannya, Muhammad Qodari yang menjabat penasehat di Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 itu sempat mengutarakan alasannya mendorong Jokowi kembali maju.

Menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer itu, tujuannya ingin Jokowi ikut di Pilpres 2024 berpasangan dengan Prabowo Subianto untuk menghindari polarisasi di masyarakat.

Baca Juga: 10 Juta Vaksin Corona Tiba di Indonesia, Kemenkes Optimistis Percepat Vaksinasi Covid-19

Dalam pandangan Muhammad Qodari, pesta demokrasi 2024 mendatang polarisasi masyarakat akan semakin menguat dibandingkan Pilpres 2014 dan 2019 lalu.

Usai pernyataan kontroversial itu, nama Qodari pun sempat menjadi bahan perbincangan sejumlah pihak termasuk di jagat maya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X