Komnas HAM: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM di Kasus Tewasnya Brigadir J

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Tangkapan layar)
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Tangkapan layar)

JAKATA, suaramerdeka-wawasan.com - Komnas HAM RI menemukan adanya indikasi kuat terjadinya pelanggaran HAM dalam kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Demikian disampaikan Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam di Jakarta, Kamis, 11 Agustus 2022.

Pelanggaran HAM ini, kata dia, khususnya yang mengarah pada obstruction of justice atau upaya penghambatan penegakan hukum.

"Jadi kalau pertanyaannya saat ini banyak ditemukan indikasi adanya pelanggaran HAM khususnya soal obstruction of justice? Indikasinya sangat kuat," kata dia.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Berencana Brigadir J, Kabareskrim Polri: Dibuka dalam Persidangan

Ini, katanya, menjadi salah satu fokus Komnas HAM. Komnas HAM, kata dia, mendalami dan memperhatikan terkait obstruction of justice dalam kasus tersebut. Sebab apabila ditemukan, hal itu merupakan bagian dari pelanggaran HAM.

"Makanya salah satu fokus kami misalnya soal obstruction of justice ini. Tentu saja dalam konteks kepolisian itu perusakan tempat kejadian perkara," kata Choirul Anam lagi.

Ia mengatakan dalam konteks hukum biasa atau kasus kematian Brigadir J, obstruction of justice ini juga pengaburan cerita dan lain sebagainya.

Namun, dalam konteks HAM yang lebih luas, ternyata ada upaya yang mengarah kepada hambatan terhadap proses penegakan hukum.

Komnas HAM, ujarnya, belum bisa menyimpulkan apakah hal tersebut terjadi atau tidak. Namun, kuat indikasi mengarah pada terjadinya obstruction of justice dalam kasus tewasnya Brigadir J ini.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Siapa Menyusul Terseret Pelanggaran Kode Etik Polri?

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Tahan Ivan Dwi Kusuma, KPK Jelaskan Kronologi Perkara

Selasa, 4 Oktober 2022 | 23:34 WIB

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X