Maling Uang Rakyat Rp73 Triliun Buron, Proses Hukum Tersangka Surya Darmadi Secara In Absentia

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:41 WIB
Ilustrasi korupsi. /Pixabay/
Ilustrasi korupsi. /Pixabay/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit yang merugikan negara Rp73 triliun, Surya Darmadi, bakal terus diproses secara hukum.

Demikian ditegaskan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampisus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 10 Agustus 2022, dikutip dari Antara.

''Tersangka diproses secara in absentia, sudah proses,'' tegas Febrie.

Baca Juga: Hujan Semalam, Beberapa Wilayah di Kabupaten Banyumas Diterjang Banjir dan Longsor

Menurut Febrie, upaya ini dilakukan karena sampai saat ini penyidik belum dapat menghadirkan Surya Darmadi, meski telah dilakukan pemanggilan secara patut sebanyak tiga kali terhadap tersangka.

Ia mengatakan, surat panggilan tersebut telah dikirimkan ke alamat rumah tinggalnya di Jakarta, lalu ke kantor Duta Palma Group di Palma Tower, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk tempat tinggalnya di Singapura.

Seperti diketahui, belum lama ini Kementerian Urusan Luar Negeri Singapura, juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Surya Darmadi tidak berada di negeri jiran tersebut.

Baca Juga: Warga di Demak Temukan Kardus Berisi Mayat Wanita, Polisi Telusuri Identitasnya

Merespon hal itu, Febrie mengatakan, pihaknya melalui Atase Kejaksaan di Singapura masih melakukan pembicaraan, dengan melakukan proses pencarian buronan maling uang rakyat Surya Darmadi.

''Posisinya yang jelas penyidik masih mencari itu, namanya buron kan. Tidak di Singapura, tapi di tempat lain juga sedang dicari penyidik,'' kata Febrie.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Tahan Ivan Dwi Kusuma, KPK Jelaskan Kronologi Perkara

Selasa, 4 Oktober 2022 | 23:34 WIB

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X