Pemerintah Apresiasi Kerja Polri Khususnya Kapolri. Ini Pernyataannya

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:32 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Tangkapan layar)
Menko Polhukam Mahfud MD (Tangkapan layar)

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com – Pemerintah mengapresiasi Polri, khususnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang serius mengusut tuntas kasus tewasnya Brigadir J.

Apresiasi itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD sebagaimana dilansir melalui kanal YouTube Kemenkopolhukam.

“Pemerintah mengapresiasi Kepolisian Republik Indonesia atau Polri, khususnya Kapolri yang telah serius mengusut dan membuka kasus ini secara terang,” kata Mahfud dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2022.

Baca Juga: Kadiv Humas: Apa yang Disampaikan Karopenmas Sesuai Informasi Fakta dari Sumber di TKP

Seperti diketahui, Polri saat ini telah menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang berujung tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Mahfud mengibaratkan pengusutan kasus kematian Brigadir J ini seperti menangani ibu yang hendak melahirkan, namun mengalami kesulitan sehingga tim dokter terpaksa melakukan operasi sesar.

Melalui penggambaran itu, Mahfud menilai, Listyo Sigit beserta Tim khusus (Timsus) dan Inspektorat khusus (Irsus) telah berhasil mengeluarkan bayi yang dalam hal ini adalah Ferdy Sambo.

‘’Kapolri berhasil mengeluarkan Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penyusunan skenario dan memerintahkan pembunuhan, mungkin juga berencana,” jelas dia.

Baca Juga: Nama Fahmi Alamsyah Diduga Terlibat. Ini Jawabannya

Ke depannya, Mahfud berharap pengusutan kasus ini berlanjut dengan mengungkapkan dugaan adanya upaya menghalangi-halangi proses penegakan hukum.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Tahan Ivan Dwi Kusuma, KPK Jelaskan Kronologi Perkara

Selasa, 4 Oktober 2022 | 23:34 WIB

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X