PSS Sleman Berduka, Kehilangan Salah Satu Suporternya Jadi Korban Kerusuhan

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:37 WIB
Rumah duka korban kerusuhan suporter berjejer karangan bunga. /Dok Istimewa/
Rumah duka korban kerusuhan suporter berjejer karangan bunga. /Dok Istimewa/

SLEMAN, suaramerdeka-wawasan.com - Korban salah sasaran amukan suporter, Tri Fajar Firmansyah (23) di depan supermarket Babarsari, Sleman, merupakan suporter PSS Sleman.

Korban sebelumnya mengalami koma, dan akhirnya meninggal setelah dirawat di RSPAU Hardjolukito selama delapan hari.

''Meninggal jam 14.10 WIB,'' kata Wahyudi (59), ayah almarhum kepada wartawan di rumah duka Dusun Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Baca Juga: Sempat Koma, Juru Parkir Korban Salah Sasaran Amukan Suporter Akhirnya Meninggal

Wahyudi menngungkapkan, jika anaknya sering menonton pertandingan PSS Sleman, namun dalam kejadian kerusuhan suporter itu meyakini jika Tri Fajar Firmansyah tidak bersalah.

"Anak saya tidak salah, anak saya ini pendiam. Sama saya dekat, ya bercanda biasa sama ibunya itu juga (dekat),'' paparnya.

Dalam kesempatan itu, Wayudi juga meluruskan pernyataan polisi yang menyebut jika anaknya merupakan juru parkir.

Baca Juga: Tinggal di Kawasan Rawan Kecelakaan, Tangan Sapto Setiyanto Jadi Sering Menolong Korban

''Bukan parkir, cuma main itu. Anak saya biasanya kerja ojol makanan, bukan (tukang) parkir. Awalnya cuma diajak teman-temannya nonton konvoi,'' jelasnya.

Ia pun menambahkan, selain anaknya yang menjadi korban kerusuhan suporter, juga temannya yang menjadi juru parkir terkena.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X