Apakah Kendaraanmu Beres Pajaknya? Nunggak Dua Tahun Jadi Bodong Lho!

- Minggu, 31 Juli 2022 | 16:06 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi. /Dok Istimewa/
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan penghapusan data kendaraan, yang tidak memperpanjang STNK selama dua tahun.

Demikian ditegaskan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu, 31 Juli 2022.

Ia mengatakan, dengan penghapusan data kenedaraan ini, maka STNK yang mati dua tahun akan dianggap sebagai kendaraan bodong.

Baca Juga: Korban Kecelakaan Mobil Dinas Bakamla di Tol Boyolali Jadi Tiga Orang Meninggal, Ken Respati Susul Suaminya

''Bagi pemilik kendaraan, sebaiknya tertib untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan setiap tahun,'' harap Firman.

Menurut Firman, hal ini diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Artinya, kata dia lagi, wacana penghapusan data kendaraan yang tidak memperpanjang STNK dua tahun, sudah ada sejak 13 tahun lalu.

Baca Juga: Pecundangi Tuan Rumah Persib Bandung, Madura United Bakal Pimpin Klasemen Liga 1 hingga Laga Pekan Kedua

''Kita ingin secepat-cepatnya ya, karena aturan ini sudah sejak 2009 di undang-undang,'' tegas Kakorlantas Polri.

Ia mengatakan, jika aturan ini mulai diterapkan, kendaraan yang STNK-nya mati dua tahun akan dianggap sebagai kendaraan bodong, sebab data-datanya akan dihapus dari registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X