Penyerangan di Kabupaten Nduga Papua, Polisi Sebut Otak Penyerangan Dilakukan Egianus Kogoya

- Minggu, 17 Juli 2022 | 18:46 WIB
Aparat disiagakan untuk proses evakuasi korban serangan KKB Papua. /Dok Istimewa/
Aparat disiagakan untuk proses evakuasi korban serangan KKB Papua. /Dok Istimewa/

JAYAPURA, suaramerdeka-wawasan.com - Peristiwa berdarah kembali terjdi di Kabupaten Nduga, Papua, yang menewaskan 10 warga sipil dan seorang masih menjalani perawatan karena masih terluka, Sabtu, 16 Juli 2022.

Kelompok ini disebut polisi, sebagai otak penyerangan teroris tersebut.

Pelaku menyebut, peristiwa menewaskan 10 orang di Nduga merupakan kelompok pimpinan Egianus Kogoya.

Baca Juga: Pelaku Perjalanan Wasib Vaksin Booster, Baik Gunakan Pesawat dan Kereta Api

''Memang pelaku penyerangan yang melukai 11 orang warga sipil, 10 di antaranya meninggal itu adalah KKB pimpinan Egianus Kogoya,'' ujar Dirreskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faizal Rahmadani

Dikatakan, penyerangan dan penembakan dilakukan dengan menggunakan senjata tajam.

Akibatnya, katanya lagi, sebanyak 11 orang terluka, 10 orang di antaranya meninggal dunia dan saat ini sudah dievakuasi ke Timika.

Baca Juga: Polres Kudus Gerebek Rumah Produksi Obat Kuat Ilegal, Tak Punya Izin Edar

Faizal mengungkapkan, tempat kejadian perkara penyerangan berada di luar Kenyam, dan setelah melakukan penyerangan langsung melarikan diri.

Ia menyebutkan, prediksi persediaan amunisi, KKB masih memiliki dengan jumlah yang mungkin tidak banyak.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X