Terkait Kerusuhan di Babarsari Sleman, Polda DIY Sudah Menahan Empat Tersangka

- Jumat, 8 Juli 2022 | 21:53 WIB
Para tersangka mengenakan baju tahanan di Mapolda DIY pada Jumat, 8 Juli 2022. /Dok Istimewa/
Para tersangka mengenakan baju tahanan di Mapolda DIY pada Jumat, 8 Juli 2022. /Dok Istimewa/

SLEMAN, suaramerdeka-wawasan.com - Polda DIY menahan empat tersangka kerusuhan di Babarsari, Depok, Sleman, pada Sabtu lalu, 2 Juli 2022, terkait dua laporan keributan di tempat karaoke MG dan di Jambusari.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyebutkan sejauh ini ada lima tersangka dalam kasus kerusuhan di dua tempat tersebut.

''Dari dua kasus yang kami tangani, yang pertama di TKP MG dan TKP perumahan Jambusari, kami telah menetapkan lima tersangka,'' kata Ade Ary dalam keterangan pers di Mapolda DIY, Jumat, 8 Juli 2022.

Baca Juga: Tiga Pihak Terlibat Kericuhan di Babarsari Sleman Berdamai, Proses Hukum Pelaku Jalan Terus

Menurut dia, dalam kasus keributan awal di karaoke MG pada Sabtu, 2 Juli 2022, pihaknya menetapkan dua tersangka yang berinisial RB dan JNEE.

Sementara itu, tambahnya, untuk kasus di Jambusari, ditetapkan tiga orang tersangka, yakni AL alias L, YDM alias B, dan R yang masih dalam pengejaran.

''Dua orang telah kami tahan yakni AL dan YDM,'' ungkap Ade Ary.

Baca Juga: Buntut Kericuhan di Babarsari Sleman, Polda DIY Tetapkan Dua Tersangka

Ia mengatakan, telah mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya seperti busur panah dan pakaian korban.

Dalam kejadian ini, katanya, tersangka RB dan JNEE dijerat dengan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 KUHP, dengan ancaman pidana penjara di atas 5 tahun.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X